seputarindonesiatv.id || Surabaya – Aksi penipuan dengan modus QRIS palsu kembali terjadi di Surabaya. Kali ini menimpa seorang pedagang seafood Sri Rejeki Kepiting yang berjualan di kawasan Jalan Tidar, tepatnya di depan SPBU, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kejadian bermula ketika seorang pria yang mengenakan atribut ojek online datang ke lapak pedagang dan mengaku mendapat orderan offline dari pelanggan. Pelaku kemudian berpura-pura menelpon seseorang yang disebut sebagai konsumennya.
Saat sambungan telepon berlangsung, orang di seberang telepon itu seolah-olah memilih beberapa menu, di antaranya kepiting dan kerang. Setelah pesanan ditentukan, total belanja mencapai sekitar Rp110 ribu.
Pelaku kemudian menunjukkan bukti pembayaran QRIS kepada penjual. Karena melihat tampilan bukti transfer tersebut, pedagang pun percaya bahwa pembayaran sudah masuk dan menyerahkan pesanan.
Namun setelah dicek, ternyata tidak ada transaksi QRIS sebesar Rp110 ribu yang masuk ke akun milik penjual.
Sekitar setengah jam kemudian, datang lagi seorang pria lain yang mengenakan jaket ojek yang sama dengan modus yang sama. Ia juga berpura-pura menerima pesanan offline dan memilih beberapa menu seafood dengan total harga sekitar Rp155 ribu.
Saat itu penjual tidak dapat langsung mengecek transaksi karena aplikasi QRIS berada di ponsel istrinya, sehingga pelaku kembali berhasil membawa pesanan setelah menunjukkan bukti pembayaran yang diduga palsu.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pedagang agar tidak langsung percaya pada bukti transfer yang ditunjukkan pembeli. Pedagang disarankan memastikan terlebih dahulu bahwa uang benar-benar masuk ke aplikasi QRIS atau rekening sebelum menyerahkan barang kepada pembeli.
Modus penipuan dengan QRIS palsu berkedok order offline ojek online ini diduga mulai marak dan menyasar pedagang kecil yang sedang ramai pembeli menjelang waktu berbuka puasa.








