seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung kesiapan pelayanan transportasi di Terminal Purabaya, Minggu (15/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik berjalan optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Nana Sudjana, Bupati Sidoarjo Subandi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kapolri mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan layanan transportasi di terminal yang menjadi salah satu simpul utama mobilitas masyarakat di Jawa Timur saat musim mudik.
“Kami hari ini melakukan pengecekan di Terminal Purabaya untuk mengetahui secara langsung terkait pelayanan di terminal. Kami juga berinteraksi dengan masyarakat yang akan menggunakan bus untuk mudik, baik perjalanan dalam kota maupun antarprovinsi,” ujar Kapolri.
Dari hasil pemantauan di lapangan, jumlah penumpang bus dilaporkan mulai mengalami peningkatan signifikan. Dalam tujuh hari terakhir, jumlah penumpang tercatat meningkat lebih dari 30 persen.
Kapolri juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 17 hingga 20 Maret 2026. Untuk itu, pihaknya memastikan seluruh proses pengecekan kendaraan dan kesiapan pengemudi dilakukan secara ketat.
“Mulai dari ramp check kendaraan hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keselamatan penumpang,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan tes urine dan alkohol terhadap para pengemudi guna memastikan kondisi mereka dalam keadaan prima saat mengemudikan kendaraan.
Kapolri mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta cepat merespons setiap keluhan yang muncul selama masa mudik.
“Kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan sehingga para pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat dan merayakan Hari Raya bersama keluarga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam kondisi siaga guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait menjadi kunci untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Pada prinsipnya kita semua di Kabupaten Sidoarjo harus dalam kondisi siaga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Seluruh pihak harus bersama-sama menjaga wilayah masing-masing agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Dengan kesiapsiagaan lintas sektor tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Editor Sundary






