Jambore PKK Sidoarjo 2026 Jadi Ajang Adu Inovasi, Sriatun Subandi Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Jambore Kader PKK Kabupaten Sidoarjo 2026 sebagai wadah meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan kolaborasi kader PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (6/8/2026), dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi.

Jambore diikuti perwakilan kader PKK dari 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ketua TP PKK kecamatan, dewan juri, serta para peserta jambore.

Dalam sambutannya, Sriatun Subandi menegaskan bahwa Jambore PKK bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kapasitas kader sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi keluarga saat ini semakin kompleks. Karena itu, kader PKK dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan edukasi, pendampingan, dan solusi bagi masyarakat, mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, peningkatan kesehatan keluarga, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sriatun berharap jambore menjadi ruang berbagi pengalaman dan inovasi antarkader. Berbagai praktik baik yang lahir dari masing-masing wilayah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Melalui Jambore PKK ini saya berharap seluruh peserta dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program-program pemberdayaan keluarga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada Jambore Kader PKK 2026, sejumlah perlombaan digelar sesuai bidang kerja masing-masing Kelompok Kerja (Pokja). Pokja I menggelar Lomba Simulasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital), Pokja II menghadirkan bazar UMKM sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Pokja III mengadakan lomba vlog serta kreasi olahan pangan bertema Zero Food Waste yang mengajak masyarakat mengelola bahan pangan secara bijak untuk mengurangi limbah makanan. Adapun Pokja IV menggelar Lomba Balita Sehat Masa Depan Hebat sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Sidoarjo berharap lahir berbagai inovasi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas sehingga peran kader PKK semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Editor : Sundary