seputarindonesiatv.id || BANGKALAN – Lapangan Uji SIM Polres Bangkalan mendadak dipenuhi aktivitas puluhan pengemudi ojek online (ojol), Selasa (22/9/2026). Bukan untuk mengurus surat izin mengemudi, kali ini para pengemudi yang setiap hari berjibaku di jalan raya harus menguji keterampilan mereka dalam lomba safety riding yang digelar Satlantas Polres Bangkalan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71. Para peserta ditantang menaklukkan berbagai rintangan yang menguji keseimbangan, ketelitian, konsentrasi, sekaligus kepatuhan terhadap teknik berkendara yang aman.
Jalur zigzag dan sejumlah tantangan lainnya membuat para peserta harus benar-benar mengendalikan sepeda motor. Kebiasaan berkendara setiap hari ternyata tidak serta-merta membuat seluruh rintangan mudah ditaklukkan.
Namun, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan hadiah. Satlantas Polres Bangkalan menjadikannya sebagai media edukasi keselamatan berlalu lintas yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran sekaligus keterampilan pengemudi ojol agar selalu mengutamakan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
«“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengemudi ojek online bisa menjadi role model atau contoh nyata di masyarakat dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKP Febry.»
Menurut Febry, pengemudi ojol mempunyai posisi strategis dalam membantu membangun budaya keselamatan di jalan. Mobilitas mereka yang tinggi membuat para pengemudi hampir setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai kondisi lalu lintas.
«“Mereka berada di jalanan setiap hari, jadi peran mereka sangat besar dalam turut menciptakan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” tegasnya.»
Salah seorang peserta mengaku awalnya mengira tantangan dalam perlombaan tersebut akan mudah ditaklukkan karena dirinya sudah terbiasa mengendarai sepeda motor setiap hari.
Namun, anggapan tersebut berubah setelah mencoba langsung lintasan yang disiapkan panitia.
«“Awalnya saya pikir bakal gampang karena tiap hari kan hidup di jalanan. Tapi pas mencoba jalur zigzag dan keseimbangan tadi, ternyata butuh teknik khusus,” ujarnya.»
Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan pelajaran penting bahwa kemampuan berkendara bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana pengendara mampu mengendalikan kendaraan dan menjaga keselamatan.
«“Lomba ini seru banget, bikin kami sadar kalau keselamatan itu nomor satu, di atas kecepatan. Pulang dari sini, kami siap jadi pelopor keselamatan di jalanan Bangkalan,” ucapnya.»
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Satlantas Polres Bangkalan kepada para pengemudi ojol yang ikut berkomitmen mendukung terciptanya budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang menguji keterampilan berkendara, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojol dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Bangkalan.
Editor: Red

