seputarindonesiatv.id || TULUNGAGUNG – Partai Nasionalis Nusantara (PNN) Jawa Timur terus memperkuat fondasi organisasi melalui konsolidasi di Kabupaten Tulungagung. Pertemuan yang digelar di Hotel Palapa, Jalan Teuku Umar No. 81–83, Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung, Senin (12/10/2026), menjadi momentum untuk mempererat soliditas kader sekaligus mematangkan persiapan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PNN Tulungagung.

Konsolidasi tersebut dihadiri Ketua DPW PNN Jawa Timur, Slamet Pramono yang akrab disapa Cak Bram; Wakil Ketua DPW PNN Jawa Timur, Cak Hari; Sumarji Kuswantoro yang diproyeksikan sebagai Ketua DPD PNN Tulungagung; Agus Bastomi yang diproyeksikan sebagai Sekretaris DPD PNN Tulungagung; Wakil Ketua Umum DPN PNN, Edi Sumarno, S.H., M.M., atau Mbah Ganthol; serta Roni Yuwantoko yang diproyeksikan masuk dalam jajaran pengurus DPD PNN Tulungagung.

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas tingkatan organisasi, dan membangun kesiapan struktur kepengurusan daerah. Pembahasan juga menitikberatkan pada pentingnya tata kelola organisasi yang tertib, disiplin, dan berkesinambungan dengan tetap mengacu pada mekanisme serta ketentuan internal partai.

Cak Bram: Konsolidasi Harus Menghasilkan Langkah Nyata

Ketua DPW PNN Jawa Timur, Cak Bram, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti pada pertemuan formal atau sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, konsolidasi harus mampu melahirkan langkah nyata untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kedisiplinan, dan meneguhkan tanggung jawab setiap kader dalam menjalankan amanah organisasi.

Menurutnya, soliditas tidak cukup dibangun melalui pernyataan atau komitmen lisan. Kekompakan harus tercermin dalam integritas, kesamaan langkah, kepatuhan terhadap aturan, serta kesungguhan seluruh jajaran untuk membesarkan partai secara terarah dan bertanggung jawab.

Penguatan organisasi, lanjutnya, membutuhkan komitmen bersama agar setiap unsur kepengurusan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing. Dengan demikian, struktur partai tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bekerja secara efektif dan berkesinambungan.

Koordinasi dan Tertib Administrasi Jadi Fondasi

Wakil Ketua DPW PNN Jawa Timur, Cak Hari, menekankan pentingnya koordinasi yang konsisten dan komunikasi terbuka dalam menjaga kesinambungan organisasi.

Kesamaan visi, kepatuhan terhadap mekanisme internal, serta kemampuan membangun kerja sama menjadi fondasi penting bagi terbentuknya kepengurusan yang solid, efektif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, komunikasi yang terjaga akan membantu mencegah kesalahpahaman sekaligus memperkuat keselarasan langkah dalam menjalankan agenda partai.

Sementara itu, Sumarji Kuswantoro yang diproyeksikan sebagai Ketua DPD PNN Tulungagung menyoroti pentingnya penguatan organisasi di tingkat daerah melalui koordinasi yang terukur dan pelaksanaan program yang selaras dengan arah kebijakan partai.

Kesiapan kepemimpinan, menurutnya, harus ditopang oleh struktur yang jelas, kesamaan visi, dan komitmen bersama untuk menjalankan roda organisasi secara berkesinambungan.

Adapun Agus Bastomi yang diproyeksikan sebagai Sekretaris DPD PNN Tulungagung menekankan pentingnya tertib administrasi, pembagian tugas yang tegas, serta sistem kerja yang terorganisasi.

Aspek administrasi bukan sekadar urusan pencatatan, melainkan bagian penting dari tata kelola organisasi. Administrasi yang tertib dapat mendukung efektivitas pelaksanaan program, menjaga kesinambungan dokumen, dan memperkuat akuntabilitas kepengurusan.

Sinergi Pusat, Wilayah, dan Daerah

Wakil Ketua Umum DPN PNN, Edi Sumarno, S.H., M.M., yang akrab disapa Mbah Ganthol, menekankan pentingnya sinergi antara struktur pusat, wilayah, dan daerah.

Koordinasi lintas tingkatan diperlukan agar arah kebijakan, pelaksanaan program, dan penguatan kelembagaan berjalan selaras sesuai ketentuan partai. Sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan setiap agenda dapat dijalankan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Dalam forum yang sama, Roni Yuwantoko turut mengikuti pembahasan mengenai penguatan organisasi dan koordinasi kepengurusan di tingkat daerah. Keterlibatan unsur yang diproyeksikan masuk dalam kepengurusan menjadi bagian dari proses komunikasi dan pematangan struktur DPD PNN Tulungagung.

Meski demikian, proses penataan kepengurusan tetap perlu mengedepankan musyawarah, ketertiban administrasi, serta penghormatan terhadap aturan internal partai agar susunan organisasi yang terbentuk memiliki landasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jabatan Adalah Amanah, Soliditas Menjadi Kekuatan

Konsolidasi PNN di Tulungagung menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh susunan kepengurusan, tetapi juga oleh integritas para pengemban amanah, kedisiplinan kader, dan kesungguhan dalam menjalankan tanggung jawab.

Penataan kepengurusan yang matang membutuhkan lebih dari sekadar pembagian jabatan. Diperlukan komitmen bersama untuk menjaga marwah organisasi, menghormati mekanisme internal, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ke depan, hasil konsolidasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah organisasi yang konkret, terukur, dan berkesinambungan. Penguatan struktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kader, pembenahan tata kelola, dan penyusunan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi PNN, kepemimpinan yang kuat harus ditopang oleh integritas dan kesanggupan menjalankan amanah secara konsisten. Jabatan bukan semata-mata kedudukan, melainkan tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

Melalui semangat musyawarah, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan organisasi, PNN Jawa Timur berharap penguatan kepengurusan di Tulungagung dapat menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Jabatan adalah amanah, soliditas adalah kekuatan, dan pengabdian nyata menjadi ukuran kesungguhan dalam membesarkan organisasi.

SALAM PNN! MERDEKA! ADIL DAN MAKMUR!

Berakhlak • Nasionalis • Bersatu • Berdaulat • Adil dan Makmur.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry