seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah berupaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo pada Jumat (16/10/2026) tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga serta mengurangi kesenjangan harga bahan pangan di pasaran.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Tujuannya, meyakinkan masyarakat bahwa ketersediaan pangan itu aman. Jadi, tidak ada masalah. Kemudian, menjaga disparitas harga supaya tidak terlalu mencolok sehingga stabilitas harga tetap terjaga,” ujarnya.
Digelar Bergiliran di 18 Kecamatan
Edi menjelaskan, Gerakan Pangan Murah mendapatkan respons positif dari masyarakat. Program tersebut dilaksanakan secara rutin, bahkan hampir setiap bulan, dengan frekuensi yang dalam kondisi tertentu dapat mencapai dua kali dalam sebulan.
Pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Pola tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sehingga masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan Dinas Pangan Provinsi Jawa Timur, Perum Bulog, ID FOOD, serta penyedia bahan pangan langsung dari produsen.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan sekaligus mendukung kelancaran pasokan. Dengan memperpendek jalur distribusi, harga yang ditawarkan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih kompetitif.
Promosikan Hasil Pertanian Lokal
Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok, Gerakan Pangan Murah juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan potensi pertanian dan hortikultura Kabupaten Sidoarjo.
Sejumlah produk lokal, seperti cabai, tomat, melon, kedondong, dan mangga, turut ditampilkan kepada masyarakat. Kehadiran produk tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas pengenalan hasil pertanian daerah sekaligus membuka peluang pasar bagi komoditas lokal.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan apresiasi terhadap produk pertanian yang dihasilkan daerah sendiri.
Ke depan, Gerakan Pangan Murah diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pasokan, mengendalikan gejolak harga, serta mendukung daya beli masyarakat.
Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus bergantung pada kestabilan harga bahan pokok, keberlanjutan program ini menjadi penting. Pelaksanaan yang rutin, jangkauan yang merata, serta harga yang benar-benar terjangkau akan menjadi faktor penentu agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Sidoarjo.
Dengan demikian, peringatan Hari Pangan Sedunia tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan yang cukup dan terjangkau.
Sumber: Humas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo
Editor : Sundary
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad

