seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus menyalurkan bantuan perbaikan dua rumah dan empat kursi roda kepada warga di Kecamatan Waru, Jumat (23/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada enam penerima manfaat yang tersebar di empat desa, yakni Janti, Kureksari, Kedungrejo, dan Bungurasih. Dua keluarga mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah, sedangkan empat warga penyandang disabilitas serta lansia menerima alat bantu mobilitas berupa kursi roda.

Peninjauan diawali di Desa Janti sekitar pukul 09.30 WIB. Bupati Subandi melihat langsung kondisi rumah milik Widada di RT 005 RW 002 yang dinilai tidak layak huni akibat kebocoran atap dan genangan air saat hujan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sidoarjo merencanakan rehabilitasi rumah tersebut dengan sejumlah perbaikan, meliputi peninggian struktur lantai untuk mengantisipasi banjir, penggantian atap menggunakan rangka baja ringan, perbaikan plafon, pemasangan keramik, pembenahan sanitasi kamar mandi, serta perbaikan sistem ventilasi udara.

Di desa yang sama, bantuan kursi roda tipe 3-in-1 diserahkan kepada Wati Soedjati di RT 022 RW 002. Sementara itu, kursi roda standar diberikan kepada Muhammad Zakaria di RT 003 RW 001.

Rombongan kemudian bergerak menuju Desa Kureksari sekitar pukul 10.15 WIB untuk meninjau rumah milik Umar Murung di RT 002 RW 003 yang juga membutuhkan perbaikan.

Setelah itu, penyerahan bantuan kursi roda tipe 3-in-1 dilakukan di Desa Kedungrejo kepada Soeboko di RT 005 RW 001. Rangkaian kegiatan ditutup di Desa Bungurasih dengan penyerahan kursi roda standar kepada Sumini di RT 004 RW 001.

Prioritaskan Warga Rentan

Bupati Subandi menegaskan bahwa penanganan rumah tidak layak huni menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama menjelang musim hujan.

Menurutnya, kondisi rumah dengan atap bocor, lantai yang tergenang air, serta sanitasi yang buruk berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan bagi penghuninya.

“Apabila ada warga yang membutuhkan kursi roda atau perbaikan rumah, pemerintah daerah akan segera turun. Kasihan warga yang rumahnya tidak layak, apalagi menjelang musim hujan. Atap yang bocor dan genangan air dapat menyebabkan timbulnya penyakit,” ujar Subandi.

Ia menambahkan, rehabilitasi fisik terhadap dua unit rumah tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada pekan pertama November 2026. Sementara itu, bantuan alat mobilitas berupa kursi roda langsung diserahkan kepada para penerima manfaat.

Selain bantuan perbaikan rumah dan kursi roda, Pemkab Sidoarjo juga membagikan paket bahan pokok kepada warga sekitar lokasi kegiatan. Di setiap titik peninjauan, sebanyak 10 paket sembako disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bantuan Berarti bagi Warga

Widada mengaku keterbatasan ekonomi membuat keluarganya belum mampu memperbaiki rumah yang ditempatinya. Penghasilannya sebagai buruh serabutan selama ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Sumini (60), warga Desa Bungurasih, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima bantuan kursi roda. Selama tiga tahun terakhir, ia hanya bisa berbaring di tempat tidur akibat sakit yang dideritanya.

“Sudah tiga tahun saya tidak bisa beraktivitas. Setiap kali hendak ke kamar mandi, keluarga harus menggotong saya. Bantuan kursi roda ini sangat membantu,” tutur Sumini.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Melalui program perbaikan rumah tidak layak huni dan bantuan alat mobilitas, pemerintah daerah diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan aman.

Sumber: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo

Editor: Sundary

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry