Ketua TP PKK Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan di Gedangan, Ribuan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng

seputarindonesiatv.id || Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat di Desa Kebonagung, Desa Ganting, dan Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Rabu (17/6/2026).

Penyaluran bantuan tersebut didampingi Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Wakil Cabang Bulog Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Gedangan. Program bantuan pangan ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Dalam kegiatan tersebut, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Tercatat sebanyak 570 penerima manfaat di Desa Kebonagung, 375 penerima manfaat di Desa Ganting, dan 505 penerima manfaat di Desa Karangbong menerima bantuan tersebut.

Sriatun Subandi mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Menurutnya, bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat. Di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, bantuan pangan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini tercatat 181.442 penerima manfaat mendapatkan bantuan, meningkat dari sekitar 79 ribu penerima manfaat pada tahun sebelumnya.

Menurut Sriatun, seluruh data penerima manfaat telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pusat sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Selain itu, ia berharap bantuan beras dan minyak goreng yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan kembali.
Pada kesempatan tersebut, Sriatun juga menegaskan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas baik, layak konsumsi, dan merupakan hasil produksi dalam negeri.

“Beras yang dibagikan kepada masyarakat ini kualitasnya baik dan sangat layak untuk dikonsumsi. Beras ini merupakan hasil produksi Indonesia, bukan beras impor,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap program bantuan pangan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian nasional dan mendukung ketahanan pangan Indonesia. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Editor : Sundary