Wujudkan Transparansi Anggaran, Pemdes Geger Bangkalan Kukuhkan Satgas Monitoring dan Evaluasi

seputarindonesiatv.id || BANGKALAN – Guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran Desa pada Sabtu (25/7/2026).

Tim ad-hoc yang beranggotakan 10 orang ini dipimpin oleh Soleh Abdijaya.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respons nyata Pemerintah Desa (Pemdes) Geger dalam memastikan seluruh alokasi dana, baik Dana Desa (DD) maupun modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran.

Pj. Kepala Desa Geger, Mustain, menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini didasari oleh kebutuhan mendasar desa untuk menciptakan iklim pemerintahan yang bersih, aman, dan kondusif bagi masyarakat.

“Setiap anggota Satgas memikul tanggung jawab besar untuk mengawal agar penyerapan anggaran desa berjalan transparan. Kami optimis tim yang dipimpin oleh Saudara Soleh memiliki integritas dan kepedulian tinggi demi membawa kemajuan bagi Desa Geger,” ujar Mustain dalam sambutan resminya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Satgas Monitoring dan Evaluasi, Soleh Abdijaya menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah institusional ini. Ia menekankan bahwa seluruh kerja pengawasan akan bersandar penuh pada regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Fokus utama kami adalah kepentingan masyarakat. Satgas akan melakukan pengawasan berkala dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lini kegiatan yang bersumber dari anggaran desa, termasuk unit-unit usaha di bawah BUMDes,” jelas Soleh.

Menutup keterangannya, Soleh menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah desa dan elemen masyarakat Geger. Ia berharap eksistensi Satgas ini mampu menjadi acuan penataan birokrasi yang baik.

“Semoga keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas keuangan yang kami kawal di Desa Geger ini dapat menjadi role model (percontohan) bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.