seputarindonesiatv.id || Sidoarjo, 3 Maret 2026 – Bupati Sidoarjo, Subandi, meninjau langsung operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Sedatigede. Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi pengelolaan TPST yang dinilai telah berjalan profesional, tertata rapi, serta mampu mandiri secara operasional.
Berdasarkan hasil peninjauan, sistem manajemen TPST Sedatigede dinilai sudah tertata dengan baik. Bahkan, sekitar 90 persen tenaga kerjanya berasal dari warga setempat. Keberadaan TPST tersebut tidak hanya berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.
“Pengelolaannya sudah bagus, manajemennya tertata, dan yang paling penting TPST ini sudah mandiri. Sebanyak 90 persen pegawainya adalah warga lokal. Artinya, pengelolaan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, jika desa-desa lain mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki dengan pengelolaan yang baik dan komitmen kuat, maka TPST dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka pengangguran di tingkat desa. Pengelolaan sampah yang optimal, menurutnya, juga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Selain menyerap tenaga kerja lokal, para pegawai TPST Sedatigede juga telah mendapatkan fasilitas BPJS serta penghasilan rata-rata mencapai Rp3 juta per bulan. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang dikelola secara profesional memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
Sebagai bentuk komitmen memastikan pengelolaan TPST berjalan optimal dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh TPST yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
“Kami akan sidak seluruh TPST. Tujuannya untuk memastikan pengelolaan berjalan baik, mendorong kemandirian, dan memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui penguatan TPST berbasis desa, Pemkab Sidoarjo berharap tercipta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Editor : Sundary







