Khofifah Hadiri Pasar Murah ke-74 di Gunung Anyar, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau
seputarindonesiatv.id || Surabaya – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah ke-74 Tahun 2026 di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Kota Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung pada gelaran Pasar Murah ini. Iwan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim mengatakan pasar murah menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Pasar Murah menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga daya beli masyarakat, menyediakan pangan dengan harga terjangkau, serta membuka peluang promosi bagi produk IKM lokal,” ujarnya.
Iwan menambahkan, kolaborasi seluruh pihak diperlukan untuk menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bersama, kita wujudkan ketahanan pangan yang kuat dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas strategis dengan harga khusus, antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras SPHP Rp11.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, serta telur ayam ras Rp24.000 per kemasan. Selain itu, cabai dan bawang juga dijual dengan harga di bawah harga pasar.
Pasar murah ini tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana promosi dan pemasaran produk Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap pelaku usaha lokal memperoleh akses pasar yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan pasar murah merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada pengendalian inflasi serta kesejahteraan masyarakat.
Pasar Murah Ke-74 Tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat dibandingkan harga pasar.
Editor : Red
