Pemkab Sidoarjo Satukan Data RTLH, Pastikan Bantuan Rumah Layak Huni Tepat Sasaran
seputarindonesiatv.id || Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat sinergi lintas instansi guna memastikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran. Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR), serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Rapat tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan pemutakhiran data calon penerima bantuan RTLH agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan pentingnya kesamaan data antarinstansi untuk memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah rumah tidak layak huni yang memerlukan perhatian pemerintah sehingga proses verifikasi harus dilakukan secara cermat.
“Data yang masuk harus kita pastikan valid. Kita harus mengetahui secara jelas kondisi rumah yang akan dibantu, siapa penerimanya, dan tingkat kebutuhannya agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujar Subandi.
Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait melakukan pencocokan dan verifikasi lapangan terhadap data penerima. Dengan demikian, bantuan RTLH tidak hanya berdasarkan data administratif, tetapi juga kondisi riil masyarakat di lapangan.
Selain validasi data, Pemkab Sidoarjo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini turut berkontribusi melalui berbagai program sosial kemasyarakatan.
Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, Agus M. Chasbi Aziz Sodiq, menjelaskan bahwa proses pengolahan dan sinkronisasi data penerima bantuan terus dilakukan untuk menghasilkan data yang lebih akurat dan terintegrasi. Menurutnya, data yang valid menjadi kunci keberhasilan program bantuan sosial agar tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkim CKTR Kabupaten Sidoarjo menyampaikan bahwa proses integrasi data RTLH akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi tumpang tindih data sekaligus meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan.
Ke depan, Pemkab Sidoarjo berencana memanfaatkan basis data terpadu kesejahteraan sosial sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bantuan. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, pemerintah optimistis program RTLH dapat menjangkau lebih banyak warga yang benar-benar membutuhkan.
Melalui penyatuan dan pemutakhiran data ini, Pemkab Sidoarjo berharap program bantuan rumah layak huni dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Sidoarjo.
Editor : Sundary
