Wabup Sidoarjo Pimpin Sidak PKL dan Tempat Karaoke, Ratusan Pemandu Lagu Jalani Pendataan
seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memimpin inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pedagang kaki lima (PKL), angkringan, dan tempat karaoke di kawasan eks Tol HK Jabon, Kecamatan Jabon, Sabtu (4/7/2026) malam. Operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban sekaligus pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
Sidak dipimpin bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo, unsur Forkopimka Jabon, serta melibatkan sejumlah instansi terkait. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan adanya tempat karaoke yang masih beroperasi dan menjual minuman keras.
Selain melakukan penertiban, petugas juga mendata para wanita yang bekerja sebagai pemandu lagu atau Lady Companion (LC). Mereka selanjutnya diarahkan ke Kantor Kecamatan Jabon untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan, termasuk skrining HIV/AIDS.
Wabup Mimik Idayana mengatakan, tingginya angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Karena itu, lokasi yang diduga berpotensi menjadi tempat praktik berisiko menjadi sasaran pengawasan.
“Angka HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo masih cukup tinggi. Karena itu kami bersama Forkopimka melakukan sidak. Selain menertibkan lokasi yang menjual minuman keras, kami juga melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan terhadap para pekerjanya,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, sekitar 100 orang LC dan pemandu lagu berhasil didata. Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebagian besar diketahui berasal dari luar Kabupaten Sidoarjo.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindak tempat usaha yang terbukti melanggar aturan. Meskipun sebagian lokasi berada di luar kewenangan langsung pemerintah daerah, langkah penertiban tetap akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan penanganan berkelanjutan melalui penertiban lokasi yang terindikasi menjadi tempat praktik prostitusi, penguatan edukasi kesehatan kepada masyarakat, pendampingan sosial bagi pekerja yang ingin beralih profesi, serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, sehat, serta mampu menekan laju penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Editor : Sundary
