Wabup Sidoarjo Desak Solusi Konkret Atasi Luapan Lumpur, Minta Penanganan Cepat dan Menyeluruh

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung meninjau lokasi luapan Lumpur Sidoarjo pada Jumat (13/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas kondisi luapan lumpur yang dinilai masih mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan di sekitar area terdampak.

Dalam peninjauan itu, Wabup didampingi Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, jajaran Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), serta sejumlah pihak terkait. Mereka melihat secara langsung kondisi semburan dan luapan lumpur yang berada tidak jauh dari rel kereta api dan jalan raya Porong.

Mimik Idayana menegaskan bahwa persoalan Lumpur Sidoarjo harus segera mendapatkan penanganan konkret. Menurutnya, dampak luapan lumpur yang terus terjadi tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi membahayakan masyarakat.

“Segera carikan solusi yang konkret. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat luapan lumpur yang terjadi selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pihak terkait meningkatkan koordinasi dan mempercepat langkah penanganan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kata dia, akan terus mengawal upaya penanganan agar risiko terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyoroti pentingnya percepatan pembuangan lumpur ke sungai melalui pengerukan dan perbaikan sistem yang ada. Menurutnya, keterlambatan penanganan dapat memperbesar risiko luapan dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa semakin besar, baik terhadap keselamatan masyarakat maupun aktivitas ekonomi di wilayah sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan saat peninjauan, volume semburan lumpur saat ini mengalami perubahan dibandingkan beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena dapat memengaruhi stabilitas tanggul serta meningkatkan risiko luapan saat musim hujan.

Pemkab Sidoarjo bersama PPLS dan instansi terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi tanggul serta sistem pengendalian lumpur guna mencegah terjadinya bencana yang lebih besar di masa mendatang.

Upaya percepatan penanganan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan dampak Lumpur Sidoarjo yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Editor : Sundary