seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Produk lokal Sidoarjo kembali mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Tas dan dompet kulit merek Acapcop dijadwalkan tampil dalam ajang bergengsi Paris Fashion Week pada Oktober mendatang.
Keberhasilan perajin kulit lokal ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa kualitas kerajinan tas dan dompet dari Sidoarjo mampu bersaing hingga ke pasar mancanegara.
“Pemerintah akan senantiasa mendukung UMKM di Kabupaten Sidoarjo agar dapat meningkatkan kualitas dan daya saing, bahkan hingga dikenal secara internasional. Mengingat kualitas kerajinan tas dan dompet ini sangat baik. Dengan desain yang menarik serta penggunaan kulit yang berkualitas, produk-produk ini sangat potensial untuk dipasarkan ke mancanegara,” kata Bupati Subandi.
Subandi juga menyampaikan dukungan akan diberikan melalui aplikasi khusus yang disiapkan pemerintah untuk mempromosikan seluruh UMKM di Kabupaten Sidoarjo. Dengan aplikasi itu, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan dan menjual hasil karya mereka.
“Acapcop direncanakan akan berpartisipasi dalam pameran Fashion Week di Paris pada bulan Oktober mendatang. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi produk Sidoarjo yang mampu menembus pasar internasional. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dengan harapan Acapcop dapat menjadi UMKM unggulan Kabupaten Sidoarjo,” ujar bupati.
Ia pun mengimbau masyarakat Sidoarjo untuk mendukung UMKM lokal dengan menggunakan produk-produk asli daerah.
“Mari bersama-sama memproduksi tas khas Sidoarjo, dengan fokus pada kualitas tas dan dompet yang unggul dan istimewa,” ajaknya.
Audiensi ke Pendopo Delta Wibawa
Pemilik Acapcop, Efed Dwi Meyastutlie beserta suami, telah melakukan audiensi dengan Bupati Sidoarjo Subandi di ruang tamu Pendopo Delta Wibawa, Rabu (26/8/2026). Selain memperkenalkan produk tas dan dompet hasil produksi Acapcop, Efed Dwi juga menyampaikan rencana partisipasinya dalam ajang Fashion Week di Paris.
Acapcop sendiri memamerkan koleksi tas dan dompet yang terbuat dari kulit asli. Seluruh produk tersebut merupakan karya perajin lokal dari Sidoarjo.
“Kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas kesempatan partisipasi kami dalam acara tersebut, di mana kami bermaksud untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kerajinan tas kulit asli Sidoarjo kami,” kata Efed.
Efed menambahkan, partisipasi dalam kegiatan tersebut dapat mendorong UMKM, khususnya para perajin kulit, untuk terus berkarya dengan hasil maksimal agar dapat dikenal hingga mancanegara.
Langkah ekspansi ini juga ditandai dengan pembukaan gerai workshop Acapcop di Prospero Apartment Lt.1, Sidoarjo. Menurutnya, pembukaan gerai merupakan strategi untuk mendekatkan diri dengan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan industri fashion.
“Sebagai perajin merek tas kulit lokal, kami tidak hanya mengangkat kearifan lokal, tetapi juga siap melangkah lebih jauh menuju pasar internasional, seperti ajang Paris Fashion Week yang akan kami ikuti pada Oktober mendatang,” pungkasnya.
Editor : Sundary

