seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo bukan dilihat dari rutinitas administrasi, melainkan dari dampak positif yang nyata dirasakan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Subandi saat memimpin pengambilan sumpah dan janji jabatan 166 pejabat di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (26/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, sekitar 150 pejabat administrator eselon III dan pengawas, serta 6 pejabat fungsional pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo resmi dilantik.

“Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Bukan hanya kehoramatan semata, namun juga kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan. Juga harapan masyarakat kepada pemerintah yang bekerja secara nyata dan memberikan solusi atas segala persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Subandi.

Menurutnya, setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga meminta seluruh pejabat membangun koordinasi dan komunikasi yang baik, mulai dari pimpinan OPD hingga jajaran di kecamatan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.

“Ukuran keberhasilan pejabat adalah dari dampak positif yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Subandi juga menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian biasa dalam dinamika pemerintahan. Kebijakan itu dilakukan untuk membangun kekuatan internal, mempercepat pembangunan, mempercepat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga harmonisasi dengan DPRD dan aparat penegak hukum (APH) di Sidoarjo.

“Mutasi ini sudah biasa. Ini untuk membangun kekuatan, percepatan pembangunan, pelayanan masyarakat, dan harmonisasi dengan DPRD, serta merangkul APH di Sidoarjo,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekompakan seluruh jajaran menjadi kunci. Keberhasilan pembangunan daerah, kata dia, tidak akan tercapai apabila setiap perangkat pemerintahan bekerja sendiri-sendiri.

Editor : Sundary