seputarindonesiatv.id | SURABAYA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (MADAS) Nusantara Jawa Timur untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan yang digelar di Ballroom Quds Royal Hotel, Surabaya, Minggu (30/8/2026), MADAS Nusantara Jatim tidak hanya memperingati Maulid Nabi, tetapi juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta menyalurkan sedekah Al-Qur’an ke sejumlah masjid dan pondok pesantren.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB itu berlangsung dalam suasana religius dan penuh kekhidmatan. Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim piatu.
Ketua DPW MADAS Nusantara Jatim, H. Romlan, S.H., menyerahkan langsung bingkisan dan amplop santunan kepada para penerima secara bergiliran.
Prosesi tersebut turut didampingi perwakilan Kapolda Jatim, perwakilan BPJS Kesehatan Jatim, tokoh agama, serta sejumlah Ketua DPD MADAS Nusantara dari berbagai daerah, di antaranya Bangkalan, Pamekasan, dan Probolinggo.
Salurkan 218 Al-Qur’an
Selain santunan, kepedulian MADAS Nusantara Jatim diwujudkan melalui program sedekah Al-Qur’an. Sebanyak 218 Al-Qur’an disalurkan kepada sejumlah masjid dan pondok pesantren di wilayah Jawa Timur.
Hendra Sagita menjelaskan, penyaluran tersebut dilakukan kepada sejumlah lembaga dan wilayah yang sebelumnya mengajukan permohonan.
Dalam prosesi simbolis di panggung utama, perwakilan DPD Bangkalan menerima 10 Al-Qur’an. Ketua DPK Asem Rowo menerima 7 Al-Qur’an yang selanjutnya akan disalurkan ke Masjid Al-Mubarok, Tambak Mayor.
Kemudian, sebanyak 15 Al-Qur’an diserahkan untuk DPK Kamal yang akan disalurkan ke Masjid Baitul Amal.
Sementara itu, 30 Al-Qur’an diperuntukkan bagi Masjid Nurrohmah, Kelurahan Kemayoran, Surabaya. Sebanyak 50 Al-Qur’an lainnya disalurkan untuk sejumlah masjid di wilayah Krembangan, Surabaya.
Adapun jumlah terbesar, yakni 106 Al-Qur’an, disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Ihsani, Kecamatan Labang, Bangkalan.
“Dengan demikian, total keseluruhan Al-Qur’an yang disalurkan sebanyak 218 pcs. Sementara itu, sebagian sisa Al-Qur’an belum diambil oleh pihak pemohon,” ujar Hendra.
Meneladani Rasulullah dan Merangkul Anak Yatim
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihsani Sendang Dajah, Bangkalan, K.H. Hannan, mengapresiasi kepedulian MADAS Nusantara Jatim yang terus menghadirkan kegiatan sosial dan keagamaan.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata meneladani ajaran Rasulullah SAW.
“Barang siapa yang merangkul anak yatim, kelak akan bertemu dengan Baginda Nabi Muhammad SAW di surga Allah SWT,” tutur K.H. Hannan dalam sambutannya.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan BPJS Kesehatan Jatim, Danang. Ia berharap MADAS Nusantara terus berkembang dan konsisten menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Nusantara (AMAN), Reza Mahendra, menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan dan sinergi dengan MADAS Nusantara Jatim.
“Alhamdulillah, AMAN dan MADAS Nusantara Jatim ke depan bisa terus bersinergi,” kata Reza.
Maulid Nabi Jadi Momentum Memperkuat Kebersamaan
Ketua Panitia, M. Juri, S.Pd., S.E., S.H., M.Si., dalam laporan kepanitiaannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus santunan anak yatim piatu tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para donatur yang telah memberikan dukungan.
“Puji syukur ke hadirat Allah SWT dan shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga kita dapat berkumpul di Hotel Quds Royal Surabaya dalam acara peringatan Maulid Nabi sekaligus santunan anak yatim piatu oleh MADAS Nusantara DPW Jawa Timur,” ujarnya.
“Sebagai Ketua Panitia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan para donatur atas kerja keras dan bantuan yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sebagai amal jariyah,” lanjutnya.
M. Juri juga berpesan kepada anak-anak yatim yang hadir agar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan.
“Bagi anak-anakku tersayang, teladanilah akhlak Rasulullah dan yakinlah bahwa MADAS Nusantara akan selalu mendampingi kalian. Terakhir, kami memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPW MADAS Nusantara Jatim, H. Romlan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota, panitia, donatur, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan basmalah dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi mahallul qiyam yang diiringi grup Banjari asal Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran internal MADAS Nusantara mulai dari tingkat DPW, DPD hingga DPK se-Jawa Timur, termasuk Srikandi se-Jatim.
Sejumlah tamu eksternal juga hadir, di antaranya Kasubdit perwakilan Kapolda Jatim, Fitrah, K.H. Hannan, K.H. Mas’ud, perwakilan BPJS Kesehatan Jatim, Ketua AMAN Reza Mahendra, serta sejumlah undangan lainnya.
Di penghujung acara, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua DPD Pamekasan, H. Abdus Shomad.
Suasana khidmat menyelimuti ruangan ketika seluruh peserta menundukkan kepala dalam doa, memohon kelancaran, keberkahan, serta kebaikan bagi masyarakat dan masa depan MADAS Nusantara.
Momentum Maulid Nabi tersebut akhirnya tidak sekadar menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan kepedulian. Dari santunan anak yatim hingga ratusan Al-Qur’an yang disalurkan, MADAS Nusantara Jatim berupaya menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam aksi sosial yang nyata.
Eďitor : Red

