seputarindonesiatv.id || Sidoarjo, 8 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis MBG. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MH menegaskan komitmen tersebut saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda, Forkopimka, seluruh Korwil SPPG se-Kabupaten Sidoarjo, dan Koordinator Wilayah KPPG Surabaya di Pendopo Delta Wibawa, Selasa 8/9/2026.

Dalam rapat itu dibahas pemantauan perkembangan politik daerah terkait monitoring dan evaluasi dinamika pelaksanaan program MBG serta peningkatan pelayanan dan kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG.

Bupati Subandi menyebut MBG sebagai salah satu program strategis nasional yang berperan besar meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program makan bergizi gratis merupakan salah satu program strategis nasional. Tentu kita harus mendukung penuh agar program ini sukses di Sidoarjo,” tegasnya.

Menurut Bupati, pelaksanaan MBG tidak hanya terkait penyediaan makanan. Program ini juga bersinggungan dengan sektor kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan kualitas generasi penerus bangsa.

Karena itu, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan dengan koordinasi. Bupati meminta seluruh SPPG menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur SOP dan memastikan kelengkapan perizinan sebelum kegiatan dimulai.

“Kalau ada kegiatan, perizinannya harus dilakukan terlebih dahulu. Kita harus memastikan apakah SPPG itu layak atau tidak. Jangan sampai kegiatan sudah berjalan, izinnya baru dijalankan,” ujarnya.

Bupati juga meminta ada penguatan pendampingan dan pembekalan bagi pengelola SPPG. Hal ini penting agar setiap pengelola memahami tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam menjaga kualitas serta keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan agar pengelola tidak menggunakan bahan makanan yang sudah tidak layak. Jika ditemukan bahan tidak memenuhi standar, harus segera dipisahkan agar tidak digunakan dalam proses penyediaan makanan.

“Kalau bahannya tidak bagus, jangan digunakan. Jangan sampai bahan yang tidak bagus tetap diolah, akhirnya yang menjadi korban adalah masyarakat dan pemerintah,” pesannya.

Terakhir, Bupati Subandi memerintahkan pengawasan dilakukan secara menyeluruh pada setiap tahap pelaksanaan MBG. Mulai dari penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

Dengan pengawasan ketat ini, Pemkab Sidoarjo berharap kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG benar-benar terjamin.

Editor : Sundary