seputarindonesiatv.id || SIDOARJO — Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pembangunan RSUD Sedati ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Pemkab juga menyiapkan sejumlah program betonisasi jalan untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Huda, Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Rabu (9/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Subandi menyampaikan bahwa keberadaan RSUD Sedati nantinya diharapkan mampu mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga Sedati dan wilayah sekitarnya.
“Rumah sakit Sedati ini nanti untuk melayani masyarakat di sekitar Kecamatan Sedati, Gedangan dan Buduran,” ujar Subandi.
Menurutnya, pembangunan RSUD Sedati masih berjalan. Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia agar ketika rumah sakit mulai beroperasi, pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.
Subandi berharap tenaga kesehatan, mulai dari perawat, bidan hingga dokter, nantinya dapat diisi oleh mayoritas warga Sedati.
“Nanti mayoritas warga Sedati kita dahulukan. Perawat, bidan, termasuk dokter. Baru yang lain kita ambilkan dari daerah lain,” katanya.
Betonisasi Jalan Jadi Prioritas
Selain sektor kesehatan, Pemkab Sidoarjo juga terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan. Betonisasi menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas akses antarwilayah.
Subandi menyebut Jalan Kalianyar menjadi salah satu ruas yang direncanakan mendapatkan pembangunan beton pada tahun mendatang. Sementara sebagian ruas Jalan Desa Kwangsan yang belum dibeton akan dilanjutkan secara bertahap.
Ia menjelaskan, pada 2027 sejumlah wilayah seperti Juanda dan Kalianyar juga masuk dalam agenda pembangunan jalan. Sedangkan beberapa pekerjaan betonisasi lainnya akan dilanjutkan pada 2028.
“Desa-desa yang jalannya belum betonisasi akan kita betonisasi,” tegasnya.
Bupati Subandi juga mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama mendukung percepatan pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendirian tanpa dukungan masyarakat.
“Tugas saya dengan Pak Lurah sama. Bagaimana percepatan pembangunan yang ada di Kwangsan ini, mau nggak mau, harus kita sengkuyung bareng-bareng (kita dukung bersama),” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo berharap sinergi pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat pemerataan pembangunan, baik dalam sektor infrastruktur maupun pelayanan dasar seperti kesehatan.
Editor : Sundary

