seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Ribuan penggemar sepeda tua atau onthelis dari berbagai daerah di Indonesia hingga Malaysia memeriahkan kegiatan akbar Ngonthel Bumi Jenggolo Sidoarjo 2026 yang digelar di GOR Sidoarjo, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Gowes Djadoel Nusantara 2026” tersebut menjadi ajang silaturahmi komunitas sepeda tua sekaligus sarana memperkenalkan potensi wisata, budaya, tradisi, dan produk unggulan Kabupaten Sidoarjo.

Peserta datang dari berbagai wilayah, di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, NTB, hingga Merauke. Bahkan, komunitas onthelis dari Malaysia turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Acara ini diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Sidoarjo.

Selain menjadi ajang olahraga rekreasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengembangkan pariwisata daerah dan memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rangkaian kegiatan Ngonthel Bumi Jenggolo Sidoarjo 2026 meliputi pameran sepeda onthel tua, bazar UMKM dan pasar klitikan jadul, lomba pakaian pejuang 1945, pemeriksaan kesehatan gratis, serta ramah tamah komunitas sepeda. Kemeriahan semakin terasa dengan pertunjukan seni musik dan hiburan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kepala Disporapar Sidoarjo Rudi Setiawan, Ketua KORMI Nasional Adil Hakim, Ketua KORMI Jawa Timur Djoko Sisilia Samosa, Ketua KORMI Sidoarjo MG Hadi Sutjipto, serta Ketua KOSTI Pusat Purnomo Sugeng Raharjo bersama Ketua KOSTI Sidoarjo Ary Fayshi.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga membagikan sejumlah hadiah menarik, termasuk dua unit sepeda listrik, mesin cuci, dan lemari es.

Mewakili Bupati Sidoarjo, Kepala Disporapar Rudi Setiawan menyampaikan apresiasi atas antusiasme ribuan onthelis yang hadir dari berbagai penjuru Nusantara.

Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi wisata, budaya, tradisi, hingga produk unggulan yang perlu semakin diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjelajahi dan menikmati kekayaan potensi daerah Sidoarjo.

“Jelajahi dan nikmati Kabupaten Sidoarjo dengan beragam pariwisata, budaya, tradisi, dan produk unggulannya,” ungkapnya.

Rudi juga berharap kegiatan Ngonthel Bumi Jenggolo dapat menjadi ruang promosi bagi para pelaku UMKM. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu memperluas pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Ia menilai perpaduan komunitas sepeda tua, pertunjukan seni, musik, dan produk ekonomi kreatif menjadi daya tarik tersendiri yang mampu mengundang pengunjung, termasuk dari luar daerah hingga mancanegara.

Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih mengapresiasi tingginya antusiasme ribuan penggemar sepeda tua yang datang dari berbagai penjuru Nusantara.

Ia menegaskan bahwa sepeda onthel tidak semata-mata menjadi barang antik atau koleksi, melainkan menyimpan nilai sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia.

Menurutnya, para pendahulu bangsa banyak menggunakan sepeda angin sebagai bagian dari pergerakan perjuangan. Karena itu, sepeda tua memiliki nilai sejarah yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Abdillah juga menyampaikan ungkapan falsafah Jawa, “Tuwo gapopo sing penting sehat, tuwo sing penting ngerejekeni, tuwo bersejarah, dan tuwo berkah.”

Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap sehat, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Ngonthel Bumi Jenggolo Sidoarjo diharapkan tidak hanya menjadi agenda berkumpulnya komunitas sepeda tua, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, melestarikan warisan budaya, serta memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Sundary

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry