seputarindonesiatv.id || LUMAJANG – Kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui sinergi TNI bersama tenaga kesehatan dan masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa Jatiroto Koramil 0821-12/Jatiroto, Sertu Agus Budi Santoso, yang melaksanakan pendampingan dan monitoring pelayanan Posyandu “Arbei” di Dusun Persil RT 003 RW 001, Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mendorong kesadaran warga akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya bagi balita, ibu hamil, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Tidak sekadar menjadi sarana pelayanan kesehatan dasar, Posyandu juga memiliki peran strategis dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Melalui penimbangan dan pemeriksaan berkala, kondisi pertumbuhan anak dapat diketahui lebih awal. Dengan demikian, apabila ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan atau risiko stunting, tenaga kesehatan dapat segera melakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan.

Sertu Agus Budi Santoso mengatakan, pendampingan Posyandu merupakan bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Menurutnya, Posyandu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga keberadaannya perlu mendapat dukungan semua pihak.

“Sebagai Babinsa, kami berupaya untuk selalu hadir dan mendukung kegiatan positif di wilayah binaan, termasuk pelayanan Posyandu. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memeriksakan kesehatan balita secara rutin, mengikuti imunisasi, serta memperhatikan asupan gizi anak sebagai langkah bersama dalam mencegah stunting,” ungkap Sertu Agus Budi Santoso di sela kegiatan.

Sementara itu, Bidan Desa Jatiroto, Pipit Nur Aini, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus memantau tumbuh kembang balita secara berkala.

Dalam kegiatan tersebut, pelayanan meliputi penimbangan berat badan, pemantauan pertumbuhan, pemberian vitamin, imunisasi, serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi anak.

Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak melewatkan jadwal pelayanan Posyandu demi memastikan kondisi kesehatan dan perkembangan buah hati tetap terpantau.

“Kami mengajak para orang tua agar rutin membawa balitanya ke Posyandu. Dengan pemeriksaan secara berkala, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Apabila terdapat permasalahan, termasuk indikasi risiko stunting, dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan,” tuturnya.

Upaya mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, kader Posyandu, keluarga, hingga masyarakat.

Kesadaran orang tua dalam memperhatikan kesehatan, pemenuhan gizi, serta tumbuh kembang anak sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Melalui pendampingan Babinsa dan pelayanan Posyandu yang berkesinambungan, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat langkah bersama dalam mencegah stunting di wilayah Desa Jatiroto.

Editor : Red

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry