sepitarindonesiatv.id || SIDOARJO – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap para pengemudi ojek online (ojol) kembali diwujudkan melalui aksi sosial. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo, Pemkab membagikan 1.000 paket beras kepada pengemudi ojol di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).
Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan dan turut menopang mobilitas masyarakat serta roda perekonomian daerah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol di Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, pembagian bantuan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pemberian kebutuhan pokok. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.
“Kolaborasi dengan Forkopimda akan terus kita lakukan untuk menjaga Sidoarjo agar tetap aman dan kondusif. Kami juga ingin memastikan masyarakat, termasuk pengemudi ojol, mendapatkan perhatian,” ujar Subandi.
Ia menilai pengemudi ojol memiliki peran cukup besar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Selain menyediakan jasa transportasi, mereka juga melayani pengantaran makanan, barang hingga berbagai kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pemerintah dinilai perlu hadir memberikan perhatian, salah satunya melalui bantuan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga para pengemudi ojol.
Subandi berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerimanya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung aktivitas pengemudi ojol yang selama ini turut membantu kelancaran berbagai aktivitas masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk panjenengan semua,” ucapnya.
Pengambilan Bantuan Cukup dengan KTP
Pembagian bantuan berlangsung di Mapolresta Sidoarjo. Para pengemudi ojol yang telah terdata dapat mengambil bantuan dengan proses administrasi yang relatif sederhana.
Penerima cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan untuk mendapatkan paket beras.
Salah satu penerima bantuan, Syahrul, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pengemudi ojol sangat berarti, terutama bagi mereka yang setiap hari bekerja di jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah, saya bahagia mendapat sembako ini. Syaratnya hanya KTP dan langsung mendapatkan beras,” ungkapnya.
Syahrul berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara konsisten agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak pengemudi ojol.
“Semoga ke depan bantuan seperti ini terus ada dan semakin banyak pengemudi ojol yang mendapatkan manfaat,” harapnya.
Editor : Sundary

