seputarindonesiatv.id || MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, humanis, dan produktif. Salah satunya melalui kegiatan senam pagi bersama warga binaan wanita yang digelar pada Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Kelas I Madiun tersebut diikuti seluruh warga binaan dari blok wanita, petugas perempuan, serta peserta magang. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga selesai.

Senam pagi dipandu instruktur dari Prisma Kota Madiun yang mengarahkan peserta mengikuti setiap gerakan secara teratur. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian senam untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan stamina, serta melatih kelenturan fisik.

Tak sekadar menjadi aktivitas olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara warga binaan, petugas, dan peserta magang. Interaksi positif yang terbangun diharapkan mampu mendukung suasana pembinaan yang lebih nyaman dan kondusif.

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Madiun, Budi Setya Prabowo, menyampaikan bahwa senam pagi merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan yang berorientasi pada kesehatan dan kebugaran warga binaan wanita.

“Melalui kegiatan senam pagi ini, kami ingin mendorong warga binaan untuk menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan semangat, serta membangun kedisiplinan dan kebersamaan,” ungkap Budi.

Ia berharap kegiatan positif tersebut dapat dilaksanakan secara rutin sehingga warga binaan tetap sehat, bugar, dan bersemangat dalam mengikuti berbagai program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, senam pagi juga menjadi alternatif kegiatan positif untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang menyenangkan dan membangun semangat. Keterlibatan petugas perempuan serta peserta magang turut memperkuat suasana kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang memperhatikan aspek kesehatan jasmani, kesejahteraan mental, serta pengembangan sikap positif warga binaan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang semakin humanis, sekaligus membantu warga binaan menjalani proses pembinaan dengan optimisme dan kesiapan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Editor : Red