seputarindonesiatv.id || Gresik – Kecelakaan beruntun akibat diduga rem blong terjadi di Jalan Raya Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (16/5/2026) siang sekira pukul 11.00 WIB. Sebuah dump truck Hino kehilangan kendali lalu menghantam tiga armada kendaraan, satu sepeda motor, hingga merusak bagian depan sebuah warung kopi (warkop) di pinggir jalan.
Nahasnya, insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi kejadian.
Kecelakaan bermula saat dump truck bernomor polisi B 9530 UIT yang dikemudikan oleh Sulaiman melaju dari arah utara menuju ke selatan. Setibanya di lokasi kejadian, truk berukuran besar tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi rem.
Di saat yang sama, arus lalu lintas di jalur tersebut sedang diberlakukan sistem buka-tutup, sehingga sejumlah kendaraan tengah berhenti mengantre. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk Hino tersebut melaju tak terkendali dan langsung menyeruduk barisan kendaraan di depannya.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, membenarkan dugaan awal penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
”Truk melaju tak terkendali dan menabrak beberapa kendaraan yang sedang berhenti menunggu pergantian arus lalu lintas, kemudian menabrak sepeda motor yang terparkir di depan warung kopi,” ujar AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
Selain menghantam kendaraan yang mengantre, kerasnya benturan membuat truk melenceng hingga menyasar sepeda motor Honda Scoopy yang sedang terparkir dan menghancurkan bagian depan bangunan warkop warga.
Pihak kepolisian merilis daftar kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini, di antaranya Dump Truck Hino (Pemicu) Nopol B 9530 UIT, Truk Nopol H 4842 CF, Pikap Nopol AE 8967 SQ, Truk Drop Side: Nopol L 9263 GM, Sepeda Motor Honda Scoopy Nopol W 2021 DE.
Meskipun melibatkan banyak kendaraan dan merusak fasilitas warga, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan dan bangunan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
”Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Meski begitu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 30.000.000,” lanjut AKP Arif Rahman.
Pascakejadian, petugas Unit Lantas Polsek Menganti segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengurai kemacetan, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat.
Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kegagalan rem pada truk tersebut.
Editor : Red





