Jeritan Gaji Ke 13 PHL Tidak Di Berikan, Walikota Surabaya Menjadi Sorotan

seputarindonesiatv.id || Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) kini menghadapi sorotan serta tidak adanya regulasi kejelasan terkait belum terpenuhinya gaji ke 13 yang di sematkan dengan pengganti Tunjangan Hari Raya (THR) terhadap tenaga kontrak / pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemkot, Senin (16/03/2026).

Pada saat ini menjadi kekecewaan para pegawai diluar non PNS/ASN, pasalnya pada tahun sebelumnya mendapatkan hak penuhnya mendapatkan gaji ke 13 yang diberikan pada momen sebelum lebaran yang umumnya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Senada dengan hal itu, beberapa dari awak media mengklarifikasi aduan maupun curhatan dari narasumber terkait kekecewaannya terhadap pemkot surabaya yang tidak memberikan haknya mendapatkan THR sebagai tenaga kontrak (PHL).

“Kami kecewa terhadap regulasi pemkot surabaya saat ini, yang tidak memberikan hak gaji ke 13 / THR di tahun 2026 kepada kami, padahal sudah jelas pernyataan Walikota Surabaya tahun sebelumnya, dengan lirihnya yang membahasakan dari gaji kami yang terpotong setiap bulannya, memperhitungkan dan meggantikan dengan gaji ke 13 yang di berikan setiap mau lebaran sebagai pengganti THR,” jelas narasumber yang memberikan pernyataan terhadap awak media.

Ini menjadi bukti bahwa regulasi pemkot serta Walikota Surabaya, yang sering berubah dalam setiap pernyataan dan aturan yang tanpa memberikan pernyataan resmi, terhadap ketentuannya dalam menyikapi setiap polemik dilingkungan pemerintahannya.

Dari beberapa sorotan dari pernyataan Walikota Surabaya yang di himpun oleh awak media, hanya terfokus kan membahas THR terhadap ASN PPPK Penuh Waktu maupun Paruh Waktu, tanpa memperdulikan hak gaji ke 13 / THR terhadap pegawai kontrak (PHL).

Hingga rilis ini di muat, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemkot maupun Walikota Surabaya yang menjelaskan terkait haknya pegawai kontrak (PHL).

Editor : Red

  • Related Posts

    Ketua PAC Pemuda Pancasila Sukomanunggal Ulum: Hardiknas Momentum Meneladani Nilai Luhur Pendidikan

    seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momen refleksi bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sukomanunggal. Ketua PAC Pemuda Pancasila…

    Diduga Abaikan Warga, Pembangunan Gedung TK Nurul Jannah Tuai Penolakan

    seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Ketegangan mencuat di kawasan Platuk Donomulyo II, RT 06 RW 13, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kota Surabaya, pada Jumat (25/4/2026). Sejumlah warga secara tegas menyatakan penolakan terhadap…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Hardiknas 2026, MIS Miftahul Ulum Purwoasri Gaungkan Semangat Merawat Budaya Madrasah

    Hardiknas 2026, MIS Miftahul Ulum Purwoasri Gaungkan Semangat Merawat Budaya Madrasah

    Satu Pelaku Menyerah, Tiga Masih Bebas: Ada Apa dengan Penanganan Kasus Pembunuhan Sidotopo?

    Satu Pelaku Menyerah, Tiga Masih Bebas: Ada Apa dengan Penanganan Kasus Pembunuhan Sidotopo?

    Insiden Maut Bekasi Berbuntut Gugatan Rp 100 Miliar ke PT Kereta Api Indonesia

    Insiden Maut Bekasi Berbuntut Gugatan Rp 100 Miliar ke PT Kereta Api Indonesia

    Ketua PAC Pemuda Pancasila Sukomanunggal Ulum: Hardiknas Momentum Meneladani Nilai Luhur Pendidikan

    Ketua PAC Pemuda Pancasila Sukomanunggal Ulum: Hardiknas Momentum Meneladani Nilai Luhur Pendidikan

    Majelis Al-Mubarok Gelar Istighosah, Gus Alfa Ingatkan Dahsyatnya Sedekah dan Silaturahmi

    Majelis Al-Mubarok Gelar Istighosah, Gus Alfa Ingatkan Dahsyatnya Sedekah dan Silaturahmi

    OPINI: Hari Buruh Adalah Alarm Keras untuk Republik Kalau Kita Semua Buruh, Muliakan Dulu Buruh Penjaga Masa Depan

    OPINI: Hari Buruh Adalah Alarm Keras untuk Republik Kalau Kita Semua Buruh, Muliakan Dulu Buruh Penjaga Masa Depan