Pemkab Sidoarjo Mulai Revitalisasi Pasar Tradisional, Fokus Benahi Retribusi hingga Infrastruktur

aeputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai mematangkan langkah revitalisasi pasar tradisional bersama para pengelola pasar. Pembahasan tersebut dipimpin langsung Bupati Sidoarjo Subandi dalam audiensi yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Komunikasi dan Informatika, Rabu (7/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Pemkab menyoroti berbagai persoalan pasar tradisional, mulai dari rendahnya capaian retribusi, maraknya kios kosong, hingga kerusakan fasilitas pasar yang dinilai mengurangi minat masyarakat untuk berbelanja.

Bupati Subandi menegaskan revitalisasi pasar tradisional harus dilakukan agar mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan pasar modern dan pola belanja daring masyarakat.

“Perlu pemetaan untuk meningkatkan retribusi pasar. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tradisional saat ini,” ujar Subandi.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mendorong penerapan sistem retribusi non-tunai yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan transparansi sekaligus memudahkan pengawasan pendapatan pasar.

Tak hanya soal retribusi, pengelola pasar juga diminta lebih inovatif dalam meningkatkan kenyamanan pengunjung. Salah satu gagasan yang muncul ialah penyediaan akses WiFi gratis di area pasar guna mendukung transaksi digital para pedagang.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah pengelola pasar turut menyampaikan berbagai persoalan di lapangan. Di Pasar Taman, misalnya, masih ditemukan kios kosong serta paving yang mulai rusak. Sementara Pasar Sukodono disebut membutuhkan perbaikan paving dan saluran air untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Pasar Wonayu juga disebut akan kembali menggelar kegiatan pasar rakyat guna menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Sedangkan Pasar Krian masih menghadapi persoalan tempat penampungan pasca kebakaran dan saluran air yang tersumbat.

Di sisi lain, kondisi Pasar Porong dilaporkan mulai membaik setelah dilengkapi kanopi sehingga pedagang tidak lagi terganggu hujan. Namun, sejumlah fasilitas seperti saluran air dan atap masih membutuhkan pembenahan.

Pemkab memastikan hasil audiensi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemetaan kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana pasar tradisional di seluruh wilayah Sidoarjo.

Editor : Red

  • Related Posts

    Kloter Awal CJH Sidoarjo Dilepas, Wabup Mimik Titip Doa untuk Daerah

    seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Sebanyak 1.239 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo mulai diberangkatkan ke Tanah Suci secara bertahap, Selasa (5/5/2026). Keberangkatan perdana dilakukan untuk jemaah dari kloter 53…

    Pemkab Sidoarjo Gaungkan Gaya Hidup Sehat Lewat Senam Jantung

    seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui kegiatan senam jantung. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dies Natalis ke-39, Universitas Hang Tuah Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

    Dies Natalis ke-39, Universitas Hang Tuah Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

    Pemkab Sidoarjo Mulai Revitalisasi Pasar Tradisional, Fokus Benahi Retribusi hingga Infrastruktur

    Pemkab Sidoarjo Mulai Revitalisasi Pasar Tradisional, Fokus Benahi Retribusi hingga Infrastruktur

    ‎YR TIM : Penambang & Petani Saling Kolaborasi Atasi Sedimen di Hulu Pengairan

    ‎YR TIM : Penambang & Petani Saling Kolaborasi Atasi Sedimen di Hulu Pengairan

    Ditpolairud Polda Gorontalo Berhasil Gagalkan Masuknya Sianida Ilegal dari Filipina

    Ditpolairud Polda Gorontalo Berhasil Gagalkan Masuknya Sianida Ilegal dari Filipina

    Imam Arifin Kritik Dugaan Main Belakang dalam Kasus Pembunuhan Sidotopo”

    Imam Arifin Kritik Dugaan Main Belakang dalam Kasus Pembunuhan Sidotopo”

    Jelang Pilkades 2026, Pemkab Sidoarjo Bekali 230 Calon Kades

    Jelang Pilkades 2026, Pemkab Sidoarjo Bekali 230 Calon Kades