Menteri Ekraf Dukung Peluncuran Garuda Finishers, Kolaborasi Olahraga dan Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

seputarindonesiatv.id || Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Garuda Finishers di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 26 Juli 2026. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kolaborasi lintas sektor yang memadukan olahraga dengan ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Garuda Finishers merupakan komunitas lari nasional yang diinisiasi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada 2012. Komunitas ini kembali diluncurkan dengan semangat baru untuk mempererat kebersamaan antarkomunitas lari dari berbagai daerah sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan sportivitas.

Mengusung filosofi pantang menyerah, Garuda Finishers diharapkan menjadi wadah yang merangkul berbagai elemen masyarakat dan instansi melalui olahraga.

“Kalau saya, tidak hanya ingin kita semua menjadi bagian dari komunitas lari, tapi juga menjadi sebuah gerakan, sebuah movement, bahwa Garuda Finisher itu hadir dengan spirit, never give up,” ujar AHY.

Teuku Riefky mengatakan kolaborasi antara olahraga dan ekonomi kreatif sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Menurutnya, pendekatan berbasis gaya hidup dan partisipasi publik mampu menggerakkan berbagai subsektor ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang kerja.

“Kolaborasi antara sektor olahraga dan ekonomi kreatif memiliki daya dorong luar biasa bagi perekonomian nasional. Dengan memanfaatkan pendekatan gaya hidup dan keterlibatan komunitas, inisiatif ini berhasil menggerakkan berbagai bidang kreatif, mulai dari desain apparel hingga media dan hiburan, sekaligus menciptakan lapangan kerja. Model berbasis partisipasi publik ini sangat perlu kita replikasi di kota-kota lain,” kata Teuku Riefky.

Ia menambahkan, perkembangan event lari di Indonesia menunjukkan potensi besar dalam memperkuat industri olahraga nasional sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif. Untuk itu, diperlukan kolaborasi heksaheliks yang melibatkan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Melalui sinergi heksaheliks yang solid dan inklusif, perhelatan olahraga bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan wadah pemersatu seluruh elemen bangsa, tempat berbagai komunitas melebur dalam semangat kolaborasi, sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi produk-produk kreatif lokal demi menggerakkan perekonomian nasional,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan lari bersama sejauh 5 kilometer di kawasan Car Free Day yang diikuti sekitar 600 pelari dari 48 komunitas lari yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Papua, Kalimantan Selatan, hingga Nusa Tenggara Barat.

Acara juga dimeriahkan dengan Fitness Truck, fasilitas gim portabel yang memungkinkan masyarakat berolahraga di ruang terbuka. Selanjutnya dilakukan peluncuran resmi Garuda Finishers, diskusi interaktif bersama Ketua Umum Garuda Finishers Agus Harimurti Yudhoyono, serta panggung hiburan dan kuliner.

Peluncuran tersebut turut dihadiri Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Sementara Menteri Ekraf didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Rian Firmansyah.

Editor :Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

chat icon
RSS
Follow by Email
WhatsApp
Tiktok