seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Partai Nasionalis Nusantara (PNN) terus melakukan konsolidasi internal sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi dan membangun pola kerja yang lebih solid.
Konsolidasi tersebut berlangsung di SWK Studio, Jalan Jarsk No. 18, Rabu, 7 Oktober 2026, mulai pukul 18.00 WIB sampai selesai. Pertemuan diikuti 11 orang pengurus dengan agenda utama konsolidasi dan penguatan struktur organisasi PNN.
Salah satu keputusan penting dalam rapat adalah pembentukan Tim 9 yang diproyeksikan menjadi bagian dari strategi penguatan organisasi.
Tim tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, komunikasi, konsolidasi, serta pergerakan organisasi dalam menjalankan berbagai program PNN.
Dalam rapat, jajaran pengurus menegaskan bahwa penguatan organisasi membutuhkan kerja bersama. Karena itu, loyalitas, dedikasi, tanggung jawab, komunikasi, dan kekompakan menjadi prinsip yang ditekankan dalam menjalankan tugas.
Konsolidasi Dua Kali Sebulan
Untuk menjaga kesinambungan koordinasi, PNN menyepakati pelaksanaan konsolidasi pengurus secara rutin dua kali dalam satu bulan.
Pertemuan rutin tersebut menjadi sarana evaluasi, koordinasi, penyamaan langkah, sekaligus membahas perkembangan organisasi dan program kerja.
Rapat koordinasi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Rumah Cak Heri pada 21 Oktober 2026.
Pembagian Bidang Tim 9
Dalam rapat juga dibahas pembagian tugas sejumlah bidang dalam Tim 9.
Untuk Bapilu/Litbang, Cak Dwi ditetapkan sebagai Ketua Bapilu/Litbang, bersama Cak Doni. Fokus kerja bidang ini mencakup strategi pemenangan, penelitian dan kajian, serta pengembangan organisasi, termasuk penguatan struktur DPD.
Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) dipercayakan kepada Cak Dedik sebagai Ketua OKK.
Sementara bidang Hukum dan Advokasi diisi Cak Rachmat Dani dan Cak Wanto.
Untuk bidang Humas, Media dan Komunikasi, tugas tersebut dibahas untuk dijalankan oleh Cak Zainal dan Cak Hamim.
Di bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Cak Johan ditunjuk sebagai Kabid Sosial dan Kemasyarakatan.
Adapun bidang Pemberdayaan UMKM masih belum ditentukan personelnya dan akan dibahas lebih lanjut dalam koordinasi berikutnya.
Sementara itu, Cak Pur menyampaikan kesiapan untuk ditempatkan dan ditugaskan di bidang mana pun sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Pengembangan Ekonomi dan UMKM
Selain penguatan struktur, rapat juga membahas pentingnya program pengembangan ekonomi, termasuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor UMKM.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi yang tidak hanya berorientasi pada konsolidasi politik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Loyalitas dan Kerja Bersama
Dalam arahannya, Ning Eka menekankan bahwa Tim 9 merupakan kerja bersama. Setiap anggota diharapkan mengutamakan loyalitas, dedikasi, tanggung jawab, dan kekompakan dalam menjalankan tugas organisasi.
Konsolidasi internal dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun struktur PNN yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dengan pembentukan Tim 9, pembagian bidang kerja, serta agenda konsolidasi rutin, PNN mulai membangun pola kerja yang lebih terarah.
Hasil rapat tersebut menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya, termasuk penyempurnaan struktur, penetapan personel bidang yang masih kosong, serta penyusunan program kerja masing-masing bidang.
Penguatan organisasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi PNN untuk membangun struktur yang solid, memiliki pembagian tugas yang jelas, dan mampu bergerak secara terukur dalam menghadapi dinamika politik serta agenda organisasi menuju 2029.
Editor : Red

