seputarindonesiatv.id || Surabaya – LBH PLATO bersama Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur resmi menandatangani perjanjian kerja sama pada 18 Mei 2026 yang berfokus pada peningkatan sumber daya manusia serta pengembangan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Ruang Dekanat Fakultas Hukum UPN Veteran Jawa Timur. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UPNVJT, Dr. Dra. Ertien Rining Nawangsari bersama Ketua LBH PLATO, Adv. Moch. Choliq Al Muchlis.
Turut hadir jajaran pimpinan Fakultas Hukum UPNVJT, yakni Eko Wahyudi, Aldira Mara Ditta, Dr. Hervina Puspitosari, Maria Novita Apriani, serta Rohmatul Faizah. Dari pihak LBH PLATO hadir pula Dwiky Arief Darmawan dan Eliz Yudi Firmansyah.
Dalam sambutannya, pihak Fakultas Hukum UPNVJT menyambut positif kerja sama tersebut. Diskusi yang diwakili oleh Dr. Hervina Puspitosari dan Eko Wahyudi menegaskan bahwa kolaborasi dengan LBH PLATO akan memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa hukum melalui program magang, pendampingan, penelitian, hingga advokasi hukum.
“Kerja sama dengan LBH PLATO memberikan dampak positif yang signifikan bagi mahasiswa kami. Melalui program magang, mereka tidak hanya belajar teori hukum, tetapi juga terjun langsung dalam praktik pendampingan, penelitian, dan advokasi. Hal ini memperkuat kompetensi lulusan Fakultas Hukum UPNVJT agar lebih siap menghadapi tantangan dunia hukum sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar pihak Fakultas Hukum UPNVJT.
Sementara itu, Ketua LBH PLATO, Adv. Moch. Choliq Al Muchlis, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan penting bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bidang hukum.
“Kami percaya kerja sama ini akan menjadi jembatan penting bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kompetensi sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat di bidang hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, LBH PLATO juga memaparkan empat program utama yang menjadi fokus kerja sama, yakni penyuluhan hukum, konsultasi hukum, penelitian hukum, serta pendampingan hukum litigasi dan non-litigasi.
Program penyuluhan hukum diarahkan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui edukasi dan pelatihan. Mahasiswa juga akan dilatih kemampuan komunikasi publik dan penyampaian edukasi hukum secara preventif.
Pada program konsultasi hukum, mahasiswa magang akan belajar menghadapi klien secara profesional, menggali fakta hukum, hingga menyusun analisis awal terhadap suatu perkara secara edukatif.
Sedangkan pada bidang penelitian hukum, mahasiswa akan didorong melakukan riset akademik, penyusunan legal opinion, analisis kasus, hingga pengembangan kemampuan legal research secara metodologis.
Adapun program pendampingan hukum litigasi dan non-litigasi menjadi wadah pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami proses peradilan, penyusunan dokumen hukum, hingga praktik advokasi di luar pengadilan.
Selain empat program utama tersebut, LBH PLATO juga memperkenalkan program unggulan PRIMA (Program Riset Implementasi dan Advokasi) sebagai wadah integrasi antara teori hukum dan praktik lapangan guna memperkuat kontribusi akademisi dan praktisi hukum dalam menjawab berbagai persoalan sosial.
Kerja sama ini dinilai sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menitikberatkan pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui sinergi ini, mahasiswa Fakultas Hukum UPNVJT diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia hukum melalui peningkatan kompetensi praktik, penguatan kualitas lulusan, integrasi program Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta perluasan jaringan profesional bersama praktisi hukum dan lembaga bantuan hukum.
Editor : Red






