Khofifah Pastikan Hewan Kurban di Lamongan Aman Jelang Iduladha

seputarindonesiatv.id || Lamongan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung ketersediaan ternak kurban tahun 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan. Kunjungan dilakukan ke Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur milik drh. Suparto di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Minggu (24/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Khofifah memastikan hewan ternak yang dipersiapkan untuk Iduladha dalam kondisi sehat, aman, dan layak. Ia juga membeli delapan ekor sapi untuk dibagikan ke sejumlah masjid agung di sekitar wilayah peternakan.

“Lamongan menjadi salah satu daerah penopang ketersediaan sapi potong di Jawa Timur, terutama menjelang Iduladha. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memastikan hewan kurban yang tersedia dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk masyarakat,” kata Khofifah.

Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur diketahui memiliki populasi sekitar 200 ekor sapi yang terdiri dari jenis Peranakan Ongole (PO), Limosin, Simental, dan sapi lokal. Peternakan tersebut dikelola oleh drh. Suparto yang dikenal sebagai peternak muda inspiratif dan pernah meraih Juara Nasional Program Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2014.

Selain itu, pada tahun 2013 drh. Suparto juga dikenal sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Kehadiran koperasi ternak ini dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis peternakan di Jawa Timur.

drh. Suparto menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Alhamdulillah, dukungan ini sangat berarti. Permintaan hewan kurban tahun ini cukup tinggi sehingga penjualan sapi meningkat. Kondisi ini membantu perekonomian peternak dan masyarakat sekitar,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Peternakan Jawa Timur tahun 2026, populasi ternak di Kabupaten Lamongan tercatat cukup besar. Untuk sapi potong mencapai 108.987 ekor atau sekitar 2,97 persen dari total populasi sapi potong di Jawa Timur. Sementara populasi kambing mencapai 97.288 ekor atau 2,19 persen, domba sebanyak 86.319 ekor atau 6,17 persen, serta kerbau sebanyak 130 ekor atau 1,19 persen dari total populasi Jawa Timur.

Data tersebut menunjukkan Kabupaten Lamongan memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan hewan ternak, khususnya sapi potong, di Jawa Timur menjelang Iduladha.

Editor : Red

  • Related Posts

    Bimtek PPID Kelurahan, Pemkot Blitar Dorong Pelayanan Informasi Lebih Terbuka

    seputarindonesiatv.id || Blitar – Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat keterbukaan informasi publik hingga tingkat kelurahan. Salah satunya melalui bimbingan teknis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kelurahan yang digelar Dinas…

    Sosialisasi Pengisian BPD Purwoasri Digelar, Warga Diajak Kawal Demokrasi Desa Secara Sejuk

    seputarindonesiatv.id || JEMBER — Pemerintah Desa Purwoasri menggelar sosialisasi tahapan pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034 di Pendopo Desa Purwoasri, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkab Sidoarjo Perkuat Tata Kelola Keuangan demi Pertahankan Opini WTP

    Pemkab Sidoarjo Perkuat Tata Kelola Keuangan demi Pertahankan Opini WTP

    KWI Apresiasi Keberhasilan Jatanras Polda Jatim Tangkap Pelaku Begal Maut

    KWI Apresiasi Keberhasilan Jatanras Polda Jatim Tangkap Pelaku Begal Maut

    Pasar Murah Lamongan Raup Transaksi Rp76,7 Juta

    Pasar Murah Lamongan Raup Transaksi Rp76,7 Juta

    Khofifah Pastikan Hewan Kurban di Lamongan Aman Jelang Iduladha

    Khofifah Pastikan Hewan Kurban di Lamongan Aman Jelang Iduladha

    Tindak Lanjuti Laporan 110, Kanit Samapta Polsek Tegalsari Dihajar Oknum Perwira TNI-AL

    Tindak Lanjuti Laporan 110, Kanit Samapta Polsek Tegalsari Dihajar Oknum Perwira TNI-AL

    Bupati Sidoarjo Tinjau Pilkades Serentak 2026, Ingatkan Cakades Jaga Kondusivitas

    Bupati Sidoarjo Tinjau Pilkades Serentak 2026, Ingatkan Cakades Jaga Kondusivitas