seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Komitmen mewujudkan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat Universitas Hang Tuah (UHT). Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan benchmarking tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) ke Pusat Layanan PPKPT Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Sebelum keberangkatan tim, Rektor UHT, Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng, menegaskan bahwa benchmarking bukan sekadar kunjungan formal, melainkan momentum untuk belajar bersama.
“Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat komitmen UHT dalam menciptakan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, sekaligus membangun jejaring kolaboratif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor UNTAG Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya sinergi antar perguruan tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas institusi. “Perguruan tinggi harus saling bersinergi agar dapat terus berkembang. Melalui benchmarking ini, kedua pihak dapat bertukar pengalaman dan memperkuat kapasitas tim masing-masing,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihak UNTAG Surabaya juga memaparkan penguatan kelembagaan unit layanan PPKPT. PLPPKPT UNTAG yang dipimpin Irmasanthi Danadharta, S.Hub.Int., M.A telah ditetapkan sebagai unit layanan struktural dengan dukungan penuh institusi, sehingga mampu menjalankan fungsi pencegahan dan penanganan kekerasan secara lebih efektif dan profesional.
Salah satu tim PLPPKPT UNTAG, Ricky Alejandro Martin, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menambahkan bahwa dalam menjalankan tugas, tim harus memahami secara mendalam regulasi dan pedoman terkait PPKPT agar implementasi berjalan optimal.
Sementara itu, tim PPKPT UHT yang terdiri dari unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tampak aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman selama kegiatan berlangsung.
Ketua PPKPT UHT, Dr. Weni Endahing Warni, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UNTAG Surabaya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan.
“Melalui benchmarking ini, kami berharap terjalin kolaborasi yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas layanan PPKPT di masing-masing perguruan tinggi,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata kedua institusi dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Editor : Red








