KPK Nusantara Siapkan Aksi Damai, Desak Transparansi Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik Kepala SMKN 1 Geger

seputarindonesiatv.id || SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KPK Nusantara Surabaya akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada 23 Juli 2026. Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait penanganan dugaan pelanggaran etik yang dilaporkan melibatkan Kepala SMKN 1 Geger, Kabupaten Madiun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Nusantara, Suhaili, mengatakan aksi digelar sebagai bentuk dorongan agar proses pemeriksaan yang sedang berjalan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati proses yang sedang berjalan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Namun masyarakat juga berhak mengetahui perkembangan penanganannya. Karena itu kami akan menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Suhaili.

Menurut Suhaili, KPK Nusantara mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk segera menuntaskan pemeriksaan terhadap laporan yang telah disampaikan masyarakat. Selain itu, pihaknya meminta Gubernur Jawa Timur melakukan evaluasi apabila penanganan dinilai tidak berjalan secara efektif.

Dalam surat pemberitahuan aksi yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian, KPK Nusantara juga menyampaikan aspirasi agar Kepala SMKN 1 Geger dievaluasi dan, apabila mekanisme pemeriksaan serta ketentuan hukum memungkinkan, dapat dinonaktifkan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung guna menjaga objektivitas proses.

Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 150 peserta tersebut akan dipusatkan di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Surabaya. KPK Nusantara menyatakan aksi akan berlangsung secara damai dan tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

KPK Nusantara menegaskan aksi unjuk rasa yang akan digelar merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat agar proses penanganan dugaan pelanggaran etik dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Organisasi tersebut berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur segera memberikan kepastian terkait perkembangan pemeriksaan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Sementara itu, redaksi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, menghormati hak jawab seluruh pihak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan akan memuat setiap perkembangan maupun penjelasan resmi dari pihak terkait secara berimbang.

Editor : Red

Forkopimda Sidoarjo Siapkan Operasi Besar-besaran Berantas Miras Ilegal dan Prostitusi Terselubung

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat melakukan langkah tegas untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) tanpa izin, tempat hiburan yang diduga melanggar ketentuan, serta praktik prostitusi terselubung di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung Bupati Sidoarjo H. Subandi di Ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Senin (27/7/2026). Rapat dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Turut hadir Kepala BNN Sidoarjo, Ketua PCNU Sidoarjo, perwakilan MUI, PD Muhammadiyah, DPD LDII, Banom PCNU, para ketua komisi DPRD, tokoh agama, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.

Dalam rapat yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, seluruh peserta menyepakati penanganan terpadu terhadap berbagai penyakit masyarakat, termasuk maraknya peredaran miras ilegal, keberadaan tempat hiburan atau rumah karaoke yang diduga melanggar aturan, praktik prostitusi terselubung, hingga upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sidoarjo akan menggelar operasi gabungan secara berkala terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal, tempat hiburan karaoke, serta lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi.

Selain itu, pengawasan terhadap kepatuhan perizinan usaha hiburan akan diperketat melalui sinergi DPMPTSP, Satpol PP, dan aparat penegak hukum. Pemerintah juga akan meningkatkan patroli preventif di wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Forkopimda juga mendorong optimalisasi deteksi dini melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta melibatkan organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan untuk memperkuat pembinaan moral, edukasi, penyuluhan, pendampingan masyarakat, dan penguatan ketahanan keluarga.

Di sisi lain, sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan minuman beralkohol, narkotika, psikotropika, rokok elektronik (vape), rokok, dan zat adiktif lainnya akan terus digencarkan kepada pelajar, mahasiswa, pemuda, serta masyarakat umum sebagai upaya menjaga kesehatan, ketertiban, dan keamanan di Kabupaten Sidoarjo.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa langkah terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

Editor : Red

Menteri Ekraf Dukung Peluncuran Garuda Finishers, Kolaborasi Olahraga dan Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

seputarindonesiatv.id || Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Garuda Finishers di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 26 Juli 2026. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kolaborasi lintas sektor yang memadukan olahraga dengan ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Garuda Finishers merupakan komunitas lari nasional yang diinisiasi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada 2012. Komunitas ini kembali diluncurkan dengan semangat baru untuk mempererat kebersamaan antarkomunitas lari dari berbagai daerah sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan sportivitas.

Mengusung filosofi pantang menyerah, Garuda Finishers diharapkan menjadi wadah yang merangkul berbagai elemen masyarakat dan instansi melalui olahraga.

“Kalau saya, tidak hanya ingin kita semua menjadi bagian dari komunitas lari, tapi juga menjadi sebuah gerakan, sebuah movement, bahwa Garuda Finisher itu hadir dengan spirit, never give up,” ujar AHY.

Teuku Riefky mengatakan kolaborasi antara olahraga dan ekonomi kreatif sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Menurutnya, pendekatan berbasis gaya hidup dan partisipasi publik mampu menggerakkan berbagai subsektor ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang kerja.

“Kolaborasi antara sektor olahraga dan ekonomi kreatif memiliki daya dorong luar biasa bagi perekonomian nasional. Dengan memanfaatkan pendekatan gaya hidup dan keterlibatan komunitas, inisiatif ini berhasil menggerakkan berbagai bidang kreatif, mulai dari desain apparel hingga media dan hiburan, sekaligus menciptakan lapangan kerja. Model berbasis partisipasi publik ini sangat perlu kita replikasi di kota-kota lain,” kata Teuku Riefky.

Ia menambahkan, perkembangan event lari di Indonesia menunjukkan potensi besar dalam memperkuat industri olahraga nasional sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif. Untuk itu, diperlukan kolaborasi heksaheliks yang melibatkan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Melalui sinergi heksaheliks yang solid dan inklusif, perhelatan olahraga bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan wadah pemersatu seluruh elemen bangsa, tempat berbagai komunitas melebur dalam semangat kolaborasi, sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi produk-produk kreatif lokal demi menggerakkan perekonomian nasional,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan lari bersama sejauh 5 kilometer di kawasan Car Free Day yang diikuti sekitar 600 pelari dari 48 komunitas lari yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Papua, Kalimantan Selatan, hingga Nusa Tenggara Barat.

Acara juga dimeriahkan dengan Fitness Truck, fasilitas gim portabel yang memungkinkan masyarakat berolahraga di ruang terbuka. Selanjutnya dilakukan peluncuran resmi Garuda Finishers, diskusi interaktif bersama Ketua Umum Garuda Finishers Agus Harimurti Yudhoyono, serta panggung hiburan dan kuliner.

Peluncuran tersebut turut dihadiri Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Sementara Menteri Ekraf didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Rian Firmansyah.

Editor :Red

Komisi E DPRD Jatim Kawal Program MBG, Cahyo Prakoso: Harus Tepat Sasaran Tanpa Diskriminasi Siswa

seputarindonesiatv.id || Surabaya – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD), Cahyo Haryo Prakoso berkomitmen terus mengawal pelaksanaan MBG agar tepat sasaran, serta manfaatnya semakin optimal. Hal ini disampaikan oleh Cahyo usai meninjau pelaksanaan Program MBG di SDN Perak Utara III/60 Surabaya. Senin (27/7/2026).

Menurutnya, evaluasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menyempurnakan program strategis nasional tersebut. “Kami selalu berkomitmen sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur untuk terus mengawal program ini, terus mengevaluasi, dan menyempurnakan program yang baik ini. Tentu banyak tantangan dalam pelaksanaannya, tetapi tujuan utamanya adalah bagaimana negara menginvestasikan program ini untuk pembangunan generasi penerus kita,” tegasnya.

Dia menilai, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak yang memperoleh asupan makanan bergizi dan higienis diyakini akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi pada masa mendatang.

“Ketika anak-anak kita perutnya kenyang, gizinya berkualitas, makanannya higienis, maka kualitas hidup mereka akan meningkat. Dampaknya nanti juga akan dirasakan pada kualitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi ke depan,” katanya.

Menanggapi wacana agar penerima manfaat MBG diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu, Cahyo menilai evaluasi terhadap ketepatan sasaran memang perlu dilakukan. Namun, dia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak sampai menimbulkan perlakuan berbeda terhadap peserta didik di lingkungan sekolah.

Program yang baik ini memang harus tepat sasaran dan diterima masyarakat yang membutuhkan. Tetapi kita juga tidak boleh memilah-milah murid berdasarkan kondisi ekonomi karena itu sama saja mengklasterisasi anak-anak di sekolah. Efisiensi dan ketepatan sasaran harus menjadi evaluasi kita bersama, ”katanya.

Cahyo Prakoso, juga mengapresiasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Perak Utara 3 Surabaya yang dinilai berjalan baik. Keberhasilan pelaksanaan program tersebut, menurutnya, tidak lepas dari sinergi antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Cahyo mengatakan seluruh 305 siswa di sekolah tersebut telah menerima manfaat program. Ia juga menilai kualitas menu, pengemasan makanan, hingga ketepatan waktu distribusi sudah sesuai dengan harapan.

“Pelaksanaan MBG di sini sangat baik. Ini tidak lepas dari koordinasi Ibu Kepala Sekolah beserta jajaran dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang terus mendampingi dan mengawal, serta komunikasi aktif dengan pihak SPPG. Menunya bagus, kemasannya baik, dan pengirimannya selalu tepat waktu,” ujar Cahyo.

Sementara itu Kepala SPPG Pelabuhan Tanjung Perak, Ichda Afifatul Rahma menjelaskan distribusi MBG disesuaikan dengan jadwal belajar di masing-masing sekolah. Pengiriman makanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB untuk kloter pertama, kemudian dilanjutkan pukul 10.00 WIB pada kloter berikutnya.

Ia juga memastikan menu makanan disusun secara bervariasi setiap hari. Bahkan, SPPG menerima masukan dari sekolah maupun siswa untuk penyusunan menu, yang kemudian disesuaikan dengan standar kebutuhan gizi. “Kami menerima saran dari sekolah maupun anak-anak terkait menu. Setelah itu kami diskusikan dengan tim gizi agar tetap sesuai standar, lalu kami laksanakan,” jelasnya.

Terkait adanya siswa yang menganggap porsi makanan kurang banyak, Ida menjelaskan porsi MBG memang dibedakan berdasarkan kelompok usia. Siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD menerima porsi kecil sesuai kebutuhan gizinya, sedangkan siswa kelas 4 hingga kelas 6 serta guru memperoleh porsi yang lebih besar. “Perbedaan porsi itu sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok usia, jadi bukan karena perlakuan yang berbeda,” pungkasnya.

Editor : Red

Kapolres Magetan Ikuti Siksorogo Trail Run Ring of Lawu 2026, Dukung Sport Tourism dan Pastikan Keamanan Peserta

seputarindonesiatv.id || Magetan – Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Siksorogo Trail Run Ring of Lawu 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026).

Event trail run berskala internasional tersebut berlangsung selama 25–26 Juli 2026 dengan mempertandingkan empat kategori, yakni 5K, 10K, 21K, dan Ultra Marathon 100K.

Khusus kategori ultra marathon, para peserta menempuh rute mengelilingi Gunung Lawu yang melintasi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk melewati sejumlah kawasan di Kabupaten Magetan dengan titik start dan finish di Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Selain mengikuti perlombaan, Kapolres Magetan juga memimpin langsung tim runner dari Polres Magetan Polda Jawa Timur yang turut berpartisipasi memeriahkan event tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus promosi wisata daerah.

Kapolres Magetan mengatakan bahwa keikutsertaan Polres Magetan Polda Jatim dalam event tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.

Di sisi lain, Polres Magetan Polda Jatim juga menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan sepanjang jalur yang dilalui para pelari di wilayah Kabupaten Magetan.

“Pengamanan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,”ujar AKBP Erik, Minggu (26/7/20).

Personel ditempatkan pada titik-titik strategis, persimpangan jalan, serta kawasan yang menjadi lintasan peserta guna memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan.

“Kehadiran kami tidak hanya sebagai peserta yang ikut memeriahkan kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh runner maupun masyarakat,” ujar AKBP Erik.

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti trail run memiliki dampak positif yang besar bagi daerah karena mampu memperkenalkan potensi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara hadir dan menikmati keindahan alam Ring of Lawu, termasuk pesona Kabupaten Magetan Jawa Timur.

“Kami berharap event seperti ini terus berkembang karena mampu memperkenalkan Magetan ke dunia luar serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” pungkas AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa.

Editor : Red

Demo di PT Garam Sampang, Massa AMPAS Tutup Separuh Jalan Nasional dan Tuntut Direksi Berdialog

seputarindonesiatv.id || SAMPANG – Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Garam, Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (27/7/2026). Aksi tersebut dipicu dugaan monopoli serta tata kelola garam yang dinilai merugikan masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan massa sempat menutup separuh badan Jalan Nasional Sampang–Pamekasan, sehingga arus lalu lintas dari dua arah diberlakukan sistem buka-tutup dan bergantian menggunakan satu jalur. Akibatnya, antrean kendaraan sempat terjadi meski masih dapat dikendalikan oleh petugas.

Aksi demonstrasi mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Sampang. Sejumlah aparat disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa sekaligus mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak meluas.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi AMPAS, Moh Agus Efendi, mendesak jajaran direksi PT Garam agar keluar menemui massa untuk berdialog secara langsung.

«”Kami meminta direksi PT Garam segera keluar menemui massa. Jangan biarkan aksi ini terus mengganggu aktivitas masyarakat karena tidak ada yang mau berdialog,” tegas Agus.»

Situasi sempat memanas ketika peserta aksi berulang kali meneriakkan seruan agar pihak manajemen segera keluar menemui demonstran. Meski demikian, Koordinator Lapangan AMPAS mengingatkan seluruh peserta aksi agar tetap menahan diri dan tidak terpancing emosi.

«”Polisi itu kawan kita. Jangan adu domba kami dengan kepolisian. Yang kami minta hanya direksi PT Garam segera dihadirkan agar tidak terjadi bentrokan,” tambah Agus.»

Pernyataan tersebut disambut sorakan massa yang tetap bertahan di depan gerbang perusahaan sambil menunggu respons dari pihak manajemen PT Garam.

Pengamanan aksi dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono bersama jajaran pejabat utama Polres Sampang. Kehadiran Kapolres bertujuan memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Petugas kepolisian membentuk barikade di depan pintu masuk perusahaan untuk mengantisipasi kemungkinan massa memasuki area PT Garam. Sementara itu, personel Satuan Lalu Lintas terus melakukan pengaturan kendaraan di ruas Jalan Nasional Sampang–Pamekasan.

Hingga aksi berlangsung, massa masih mendesak agar direksi PT Garam bersedia membuka ruang dialog secara terbuka. Namun karena belum mendapat tanggapan dari pihak perusahaan, massa tetap bertahan di lokasi dan sempat menutup sebagian badan jalan.

Polisi terus mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban umum, maupun aktivitas masyarakat. Aparat juga mengedepankan dialog sebagai solusi penyelesaian agar situasi kembali kondusif dan arus lalu lintas di jalur nasional dapat kembali normal.

Editor: Red

Polres Bondowoso Salurkan Bansos untuk Lansia Sebatang Kara Melalui Program Polri Peduli

seputarindonesiatv.id || BONDOWOSO – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Polres Bondowoso Polda Jawa Timur kembali menggelar kegiatan sosial melalui program Polri Peduli dengan menyambangi warga dhuafa yang hidup sebatang kara di rumah tidak layak huni.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat ini merupakan bagian dari program sosial Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran Polres untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo didampingi Wakapolres Kompol I Gede Suartika beserta para pejabat utama Polres Bondowoso mengunjungi kediaman Bu Hatima (91), seorang lansia yang hidup seorang diri dalam kondisi memprihatinkan.

“Kami mengunjungi kediaman Bu Hatima yang sudah berusia 91 tahun dan hidup sebatang kara sebagai wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar AKBP Aryo.

Selain mengunjungi Bu Hatima, rombongan Polres Bondowoso juga mendatangi rumah Bu Salama dan Bu Rukmiyati di Dusun Rabeh, Desa Pujerbaru, Kecamatan Maesan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bondowoso menyerahkan bantuan sosial berupa kasur, paket sembako lengkap, serta santunan kepada ketiga lansia tersebut.

AKBP Aryo berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup para lansia sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.

Melalui program Polri Peduli, Polres Bondowoso berkomitmen untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Editor : Red

Harkopnas ke-79, Pemkab Sidoarjo Perkuat Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) menggelar jalan sehat, senam massal, dan bazar sembako murah dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Polsek Kota Sidoarjo, Minggu (26/7/2026), diikuti ratusan peserta dari berbagai koperasi di Kabupaten Sidoarjo.

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi dan dihadiri jajaran Forkopimda, Dandim 0816 Sidoarjo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo, serta Kapolsek Kota Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan koperasi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Di Kabupaten Sidoarjo, koperasi merupakan pilar penting perekonomian. Kehadirannya sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat melalui penguatan kelembagaan koperasi di daerah,” ujar Subandi.

Ia menambahkan, peringatan Harkopnas harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas antarelemen masyarakat. Pemkab Sidoarjo, lanjutnya, berkomitmen mendorong gerakan koperasi agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkai dengan bazar sembako murah. Warga dan anggota koperasi dapat memperoleh paket bahan pokok seharga Rp130.000 yang berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kilogram gula pasir.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Sidoarjo Bambang Pujianto mengungkapkan, sedikitnya 1.000 anggota koperasi dari seluruh wilayah Sidoarjo turut memeriahkan peringatan Harkopnas tahun ini.

Menurut Bambang, Dekopinda terus berupaya mengedukasi serta mengonsolidasikan gerakan koperasi agar semakin modern, sehat, dan akuntabel.

“Dokopinda berperan mengedukasi dan menyuarakan aspirasi gerakan koperasi. Kami berkolaborasi erat dengan Pemkab Sidoarjo yang terus memberikan dukungan regulasi dan fasilitas percepatan program perkoperasian,” katanya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Dekopinda, dan masyarakat, peringatan Harkopnas ke-79 diharapkan semakin memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif di Kabupaten Sidoarjo.

Satu Dekade Ummi Peduli, Bupati Subandi Apresiasi Kiprah Dakwah dan Kepedulian Sosial

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Perjalanan satu dekade Ummi Peduli dalam bidang dakwah dan kepedulian sosial mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Peringatan hari jadi ke-10 lembaga tersebut digelar di Masjid Agung Sidoarjo, Sabtu (25/7/2026), dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah.

Acara semakin semarak dengan pengajian dan tausiah yang disampaikan Ustaz Hanan Attaki. Momentum ini menjadi ungkapan syukur atas konsistensi Ummi Peduli dalam menjalankan misi dakwah serta aksi sosial selama sepuluh tahun terakhir.

Bupati Sidoarjo, Subandi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ummi Peduli dalam membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga sosial dan keagamaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat atas satu dekade Ummi Peduli. Semoga terus istiqamah dalam berdakwah, berbagi manfaat, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan,” ujar Subandi.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik, tetapi juga melalui pembangunan karakter, akhlak, dan kepedulian sosial. Karena itu, kegiatan keagamaan dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai moral sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

Subandi juga menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz Hanan Attaki mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, menjaga hubungan dengan Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan hati yang tenang dan penuh keberkahan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat hingga selesai. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat dakwah dan kepedulian sosial yang terus digaungkan Ummi Peduli dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Sidoarjo yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Editor : Sundary

1.940 Atlet Peraih Juara Porkab 2026 Terima Reward, Bupati Subandi Naikkan Bonus Atlet Berprestasi

seputarindonesiatv.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan penghargaan kepada 1.940 atlet peraih juara Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 dalam acara yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (25/7/2026).

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kerja keras, disiplin, dan perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo.

Selain memberikan reward, Pemkab Sidoarjo juga berencana meningkatkan bonus bagi atlet peraih medali emas pada ajang Porprov Jawa Timur mendatang dari sekitar Rp45 juta menjadi sekitar Rp50 juta sebagai bentuk motivasi agar prestasi olahraga di Sidoarjo terus meningkat.

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan atlet melalui perluasan layanan BPJS Kesehatan serta kemudahan melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi bagi atlet yang berhasil meraih juara.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo, Imam Purwanto, menyebut keberhasilan para atlet merupakan hasil sinergi antara atlet, pelatih, orang tua, dan seluruh cabang olahraga yang selama ini konsisten melakukan pembinaan.

Dengan penghargaan tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap semangat kompetisi dan budaya berprestasi di kalangan generasi muda semakin tumbuh, sekaligus menjadi bekal menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.

Editor : Sundary

Wujudkan Transparansi Anggaran, Pemdes Geger Bangkalan Kukuhkan Satgas Monitoring dan Evaluasi

seputarindonesiatv.id || BANGKALAN – Guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran Desa pada Sabtu (25/7/2026).

Tim ad-hoc yang beranggotakan 10 orang ini dipimpin oleh Soleh Abdijaya.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respons nyata Pemerintah Desa (Pemdes) Geger dalam memastikan seluruh alokasi dana, baik Dana Desa (DD) maupun modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran.

Pj. Kepala Desa Geger, Mustain, menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini didasari oleh kebutuhan mendasar desa untuk menciptakan iklim pemerintahan yang bersih, aman, dan kondusif bagi masyarakat.

“Setiap anggota Satgas memikul tanggung jawab besar untuk mengawal agar penyerapan anggaran desa berjalan transparan. Kami optimis tim yang dipimpin oleh Saudara Soleh memiliki integritas dan kepedulian tinggi demi membawa kemajuan bagi Desa Geger,” ujar Mustain dalam sambutan resminya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Satgas Monitoring dan Evaluasi, Soleh Abdijaya menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah institusional ini. Ia menekankan bahwa seluruh kerja pengawasan akan bersandar penuh pada regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Fokus utama kami adalah kepentingan masyarakat. Satgas akan melakukan pengawasan berkala dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lini kegiatan yang bersumber dari anggaran desa, termasuk unit-unit usaha di bawah BUMDes,” jelas Soleh.

Menutup keterangannya, Soleh menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah desa dan elemen masyarakat Geger. Ia berharap eksistensi Satgas ini mampu menjadi acuan penataan birokrasi yang baik.

“Semoga keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas keuangan yang kami kawal di Desa Geger ini dapat menjadi role model (percontohan) bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.

chat icon
RSS
Follow by Email
WhatsApp
Tiktok